Sukses

Penyebab Kaki Dingin pada Penderita Diabetes

27 Jul 2018, 20:10 WIB
Pria, 23 tahun.

Selamat pagi dokter, ibu saya terkena diabtes awalnya gulanya 320 dan sekarang sudah normal menjadi 119 tapi kenapa ibu saya merasakan kakinya dingin terus padahal kalau di pegang kakinya seperti orang normal dan gulanya pun sudah normal tidak tinggi lagi

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai rasa kaki dingin pada penderita diabetes melalui fitur tanya dokter.

Rasa dingin di area kaki kemungkinan merupakan gejala salah satu komplikasi diabetes yaitu neuropati diabetes. Keluhan ini disebabkan adanya kerusakan pada sistem saraf perifer karena kadar gula darah yang tidak terkontrol. Karena itu, dalam mencegah atau memperlambat perjalanan kerusakan sistem saraf perifer tersebut, yang terutama perlu dilakukan adalah kontrol kadar gula darah yang ketat.

Kontrol kadar gula darah tersebut dilakukan dengan cara berobat yang teratur, minum obat yang teratur, melakukan modifikasi gaya hidup dalam hal makanan dan aktivitas fisik. Jika kadar gula darah terkontrol, biasanya keluhan pada kaki pun berkurang.

Berikut kami berikan cara perawatan kaki dan tangan adalah:

Periksa tangan dan terutama kaki setiap hari, apakah ada kulit retak, melepuh, luka, perdarahan.

Bersihkan tangan dan kaki setiap hari pada waktu mandi dengan air bersih dan sabun mandi. Bila perlu gosok kaki dengan sikat lunak atau batu apung.

Keringkan kaki dengan handuk bersih, lembuh, sela-sela jari kaki harus kering, terutama sela jari kaki ke-3-4 dan ke-4-5.

Berikan pelembab/lotion pada daerah kaki yang kering, tetapi tidak pada sela jari, gunanya untuk menjaga agar kulit tidak retak.

Gunting kuku kaki dan tangan lurus mengikuti bentuk normal jari, tidak terlalu pendek atau terlalu dekat dengan kulit, kemudian kikir agar kuku tidak tajam. Hindarkan terjadinya luka pada jaringan sekitar kuku.

Bila kuku keras, sulit dipotong, rendam kaki dengan air hangat kuku selama + 5 menit. Bersihkan kuku setiap hari pada waktu mandi dan berikan cream pelembab kuku.

Pakai alas kaki sepatu atau sandal untuk melindungi kaki agar tidak terjadi luka, juga di dalam rumahGunakan sepatu atau sandal yang baik sesuai dengan ukuran dan enak dipakai, dengan ruang dalam sepatu yang cukup untuk jari-jari.

Pakailah kaos/stocking yang pas dan bersih terbuat dari bahan yang mengandung katun.

Periksa sepatu sebelum dipakai, apakah ada kerikil/benda tajam lain. Lepas sepatu setiap 4-6 jam serta gerakkan pergelangan dan jari-jari kaki agar sirkulasi darah tetap baikBila ada luka kecil, obati luka dan tutup dengan pembalut bersih. Periksa apakah ada tanda-tanda radang.

Periksakan kaki ke dokter setiap kali kontrol.Selain itu perlu dilakukan latihan senam kaki. Latihan ini dapat dilakukan dengan posisi berdiri, duduk dan tidur, dengan cara menggerakkan kaki dan sendi-sendi kaki misalnya berdiri dengan kedua tumit diangkat, mengangkat dan menurunkan kaki. Gerakan dapat berupa gerakan menekuk, meluruskan, mengangkat, memutar ke luar atau ke dalam dan mencengkeram pada jari-jari kaki. Latihan senam dapat dilakukan setiap hari secara teratur, sambil santai di rumah, juga waktu kaki terasa dingin.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar