Sukses

Penanganan Stroke
27 Jul 2018, 09:41 WIB
Wanita, 54 tahun.

Saya kena stroke ringan awal ramadhan (awal bulan puasa ) tapi sampai saat ini jika saya berjalan mau jatuh dan kaki ketika melangkah kayaknya terlempar .minggu lalu saya ctscan di rumah sakit hasilnya sbb : Infark lakuner cerebri bilateral Tanda tanda atrophy cerebri Mohon penjelasannya dokter dan langkah apa yg harus saya lakukan agar saya bisa berjalan normal

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com, 

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Oleh karena itu ijinkan kami menjelaskan sedikit mengenai stroke yang dialami oleh Ayah Anda. Stroke terbagi dua, yaitu stroke perdarahan (hemoragik) dan non-perdarahan (non-hemoragik). Stroke non hemoragik terjadi akibat sumbatan pembuluh darah yang mempendarahi otak, sedangkan stroke hemoragik terjadi akibat pecahnya pembuluh darah. Gejala yang muncul tergantung pembuluh darah mana yang terkena, karena tiap-tiap pembuluh darah mempendarahi bagian otak yang berbeda. 

Secara umum, otak besar terdiri dari dua belah, yang kiri mengontrol sisi tubuh kanan, dan sebaliknya. Selain itu, pemulihan pada lengan dan tangan juga membutuhkan waktu yang lebih lama karena fungsinya melakukan aktivitas yang membutukan skill dengan gerak-gerak halus, berbeda dengan tungkai yang memiliki gerak-gerak kasar – untuk berjalan, duduk, dsb. Secara umum pemulihan fungsi motorik pada pasien pasca serangan stroke berlangsung cepat selama 3 bulan, sebelum akhirnya melambat – bisa membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Proses rehabilitasi untuk mengatasi gangguan fungsi dan keterampilan yang ditimbulkan akibat stroke terdiri dari (Tergantung kebutuhan masing-masing pasien):

terapi fisik - belajar berjalan, duduk, berbaring, perubahan dari satu gerak ke gerak lainterapi okupasi - belajar makan, minum, menelan, berpakaian, mandi, membaca, menulis, buang airterapi wicara - belajar keterampilan bahasa dan komunikasi. Komunikasi non-verbal dengan bahasa tubuh dapat diterapkan sebelum dapat  menggunakan komunikasi verbal (berbicara)terapi psikologis/psikiatrik - untuk membantu meringankan stres mental dan emosional (seperti depresi) yang umumnya menyertai penderita stroke. Keadaan ini bisa timbul baik sebagai akibat lokasi kerusakan otaknya atau sebagai bentuk reaksi penderita terhadap stroke.Selain itu, tentunya ayah Anda harus meminum secara teratur obat-obat yang diberikan oleh dokter dan kontrol teratur. Untuk kembali dapat berjalan, ayah Anda harus memiliki kemauan kuat untuk terus berlatih. Latihan ini dapat pula diawasi oleh ahlinya, yaitu fisioterapis. 

Tentunya harus diikuti dengan gaya hidup yang sehat, seperti makan makanan dengan nutrisi yang baik, rendah garam, dan rendah lemak, serta tidak merokok atau menghirup asap rokok dari perokok di sekitarnya. Peran Anda sebagai anak adalah mendukung ayah Anda karena secara psikologis penderita stroke sangat membutuhkan dukungan moril.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Inilah Makanan Pencegah Stroke & Sakit Jantung5 Gejala StrokeOlahraga Mencegah Pikun untuk LansiaStroke Dicegah dengan Menahan MarahStroke Infarct: Ketika Pipa di Otak MacetSering Pusing, Tengkuk Kaku & Mudah Lupa?8 Langkah Atasi KolestrolDemikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar