Sukses

Pertanyaan - #254422

24 Jul 2018, 09:04 WIB
Pria, 24 tahun.

assalamualaikum wr wb I Bismillah Kpd. Yth dr. Kartika Mayasari Dengan rasa puji syukur kehadirat Allah swt atas limpahan rahmat sehingga saya bisa di berikan kesempatan mengetahui klik dokter. saya Muhamad Nurfajari umur 24th, 16th silam saya pernah mengalami benturan di kepala dan keluhan saya saay ini sering nyeri di bagian kepala dan daya ingat saya seperti menurun atau tidak optimal berberapa upaya telah saya lakukan diantaranya konsultasi ke dr syaraf dan sudah di berikan obat namun hingga saat ini belum kunjung sembuh dan dr dokter menganjurkan saya untuk istirahat yang cukup, tidak stress, tidak kemerungsung. maksud dan tujuan saya menghubungi dr. Kartika Mayasari yaitu untuk konsultasi dan mohon nasehat juga agar saya tidak mudah nyeri dan juga dapat mengingat sesuatu dengan baik, mengingat keinginan saya untuk belanjar kembali kemudian menghafal Al-Qur'an, hadits dan bahasa menjadikan saya tergerak untuk menjaga, mengoptimalkan potensi muda dan memperbaiki ingatan saya yang mudah lupa saat ini. maka dengan alasan di atas besar harapan saya dr. Kartika Mayasari dapat memberikan saran, nasehat, anjuran terapu obat maupun latihan yang bisa saya lakukan. Demikian yang dapat saya sampaikan Terimakasih dr. kartika salam hangat, salam semangat, salam sukses Alhamdulilah

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih sudah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk bertanya mengenai mempertajam ingatan,

Mohon maaf sebelumnya pertanyaan dijawab oleh saya karena dr. Kartika Mayasari sedang berhalangan.

Untuk meningkatkan kualitas mengingat otak Anda dapat dilakukan dengan aktif menulis kegiatan yang Anda alami, atau dengan berbagai macam permainan pengasah daya ingat. 

Bagaimana dengan kualitas istirahat Anda? Perbanyak dan tingkatkan kualitas istirahat Anda, karena terkadang kurang tidur dapat menyebabkan kelelahan, mengantuk serta gangguan konsentrasi karena kurangnya asupan oksigen di otak yang kerap kali diterjemahkan sebagai "mudah lupa".

Terakhir, dari nutrisi, pastikan konsumsi Anda dengan gizi seimbang, jangan lupa sarapan, dan pastikan kebutuhan cairan harian tercukupi. Otak membutuhkan glukosa sebagai sumber nutrisi. Apabila Anda kelaparan, maka otak tidak dapat bekerja dengan baik.

Sedangkan untuk keluhan Anda nyeri kepala, terdapat beberapa penyebab sakit kepala dan perlu diketahui bahwa sakit kepala umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh pola makan tidak teratur, kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. Sedangkan keluhan pusing biasanya disebabkan oleh vertigo.

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH). Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Sekitar 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura (migrain klasik).

Untuk mengatasi nyeri yang Anda alami, bergantung pada jenis nyeri. Nyeri atau sakit kepala biasa umumnya dapat berkurang dengan pemberian obat seperti metampiron atau parasetamol. Sedangkan jenis migrain dapat dikurangi dengan pemberian jenis obat yang lain. Apabila keluhan Anda belum membaik dengan obat yang diberikan dokter sebelumnya, ada baiknya Anda memeriksakan ulang ke dokter sebelumnya. 

Semoga penjelasan kami dapat bermanfaat

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar