Sukses

Berat Badan Bayi Prematur

24 Jul 2018, 01:33 WIB
Pria, 33 tahun.

Siang dok, saya punya bayi dgn lhir prematur 2kg,pnjg 44cm skrng usia baby sudah 14 minggu dgn bb 4,6 kg dan pnjg 56 cm apkah normal dgn bb seusianya yg lahir prematur

Terimakasih telah bertanya tentang berat badan bayi 3 bulan melalui fitur Tanya Dokter.

Kami dapat memahami kekhawatiran anda. Berdasarkah organisasi kesehatan dunia atau WHO, berat badan normal bayi usia 3 bulan adalah 4.6 - 7.8 kg. Berat badan yang ideal adalah sekitar 5.8 kg. Jadi sebetulnya Anda tidak perlu khawatir, meski berat badan anak Anda belum ada di angka yang ideal, tapi masih dalam rentang yang normal. 

Pertumbuhan bayi prematur harus disesuaikan dengan usia bila anak tersebut lahir cukup bulan, maka akan terkesan bahwa pertumbuhan dan perkembangannya lebih lambat dibandingkan anak lahir cukup bulan. Namun anda tidak perlu terlalu khawatir, karena bayi prematur akan mengejar pertumbuhannya dalam 2 tahun pertama kehidupannya. Karena itu diperlukan perawatan khusus bagi bayi prematur selama selama 2 tahun pertama kehidupannya.

ASI adalah makanan terbaik untuk anak, terutama pada usia0-6 bulan. Jika memang tidak ada kontraindikasi pemberian ASI, seperti infeksi pada payudara atau HIV/AIDS, sebaiknya tetap berikan ASI untuk bayi Anda. Menurut panduan Badan Kesehatan Dunia, ASI sebaiknya diberikan selama 6 bulan pertama tanpa makanan tambahan apapun (ASI eksklusif) karena nutrisi yang dikandungnya sudah mencukupi untuk 6 bulan pertama kehidupan. Penelitian-penelitian terbaru menemukanberbagai manfaat ASI yang tidak terkira sehingga diperolehlah rekomendasi ASI eksklusif selama 6 bulan.Air susu ibu (ASI) adalah sebuah cairan tanpa tanding ciptaan Yang Maha Kuasa untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit.

Peningkatan berat badan bayi prematur memang lebih sedikit dibandingkan bayi cukup bulan. Sebaiknya Anda berkonsultasi secara rutin untuk melihat perkembangan berat badan Anak Anda apakah normal atau tidak. Silahkan mengunjungi dokter spesialis Anak.

Demikian infromasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar