Sukses

Ingin Hamil Anak Kedua

23 Jul 2018, 18:44 WIB
Pria, 28 tahun.

Dokter saya ibu beranak 1 sekarang anak saya berumur 5 thn. Saya sudah lepas kb 2thn yg lalu, tapi sampai sekarang blm isi lg padahal setelah kb mens saya teratur. Terus sekarang saya malah ga mens lg sejak 17 april kemarin trus perut bagian bawah saya jg sering sakit klu agak kecapean sedikit. Iya saya kenapa ya dok?

Terima kasih telah bertanya menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Perlu diketahui mengenai siklus menstruasi yang normal. Siklus menstruasi dihitung dari hari pertama haid terakhir hingga hari pertama haid berikutnya. Menstruasi akan berlangsung dengan siklus 21-35 hari selama 2-7 hari dengan volume 20-60 mL/hari. Oleh karena siklus menstruasi berbeda tiap orang maka definisi menstruasi "normal" pun bervariasi setiap individu. Beberapa hal yang penting dicatat mengenai menstruasi Anda adalah tanggal mulai dan berhentinya, banyaknya pembalut yang digunakan dalam satu hari, adakah perdarahan abnormal di antara dua siklus menstruasi, dan nyeri menstruasi yang berlebihan.

Perlu juga diketahui bahwa siklus menstruasi erat kaitannya dengan pola makan, aktivitas sehari-hari, dan stress psikologis. Bagaimana dengan Anda, bagaimana dengan pola makan Anda beberapa hari belakangan? Bagaimana aktivitas Anda sehari-hari, adakah aktivitas yang terlalu berat yang Anda lakukan? Adakah stress psikologis yang sedang Anda alami saat ini?

Jika siklus haid terjadi diluar batas-batas normal yang telah disebutkan di atas secara berulang, berarti telah terjadi gangguan dalam proses menstruasi dan perlu dievaluasi lebih lanjut. Banyak hal yang dapat menyebabkan siklus haid menjadi terlambat, antara lain:

  • Kehamilan
  • Stress dan depresi
  • Nutrisi yang kurang
  • Penurunan berat badan berlebihan
  • Olahraga berlebihan
  • Obesitas
  • Gangguan hipotalamus dan hipofisis sehingga terjadi ketidak seimbangan hormon dalam tubuh
  • Gangguan indung telur
  • Penggunaan obat-obatan, seperti obat antidepresi, kortikosteroid, kontrasepsi hormonal, dll
  • Penyakit kronik dan Sindrom Asherman 

Periksakan diri Anda ke dokter bila:

  1. Menstruasi Anda berhenti lebih dari 3 bulan dan Anda sedang tidak hamil
  2. Menstruasi Anda berlangsung lebih dari 7 hari
  3. Menstruasi Anda lebih banyak dari biasanya, hingga Anda harus mengganti pembalut setiap 1-2 jam
  4. Siklus menstruasi Anda berlangsung kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari
  5. Anda mengalami flek-flek kecoklatan diantara siklus menstruasi
  6. Anda mengalami nyeri yang hebat sewaktu menstruasi hingga mengganggu aktivitas sehari-hari

Infertilitas dapat dibedakan menjadi dua, yaitu primer dan sekunder. Infertilitas primer apabila sebuah pasangan belum pernah sama sekali mengalami kehamilan setelah 12 bulan atau lebih melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Infertilitas sekunder adalah kegagalan mencapai kehamilan setelah 12 bulan atau lebih melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi, namun sudah pernah mengalami kehamilan sebelumnya. Penyebab infertilitas  dapat disebabkan oleh laki-laki maupun wanita.

Penyebab infertilitas pada laki-laki secara garis besar dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :

  • Kondisi dimana jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma menjadi buruk (varikokel, paparan toksin dan bahan kimia, paparan radiasi)
  • Kondisi dimana sperma tidak dapat dikeluarkan (ejakulasi dini, sumbatan saluran semen)

Penyebab infertilitas pada wanita dapat disebabkan oleh :

  • Kelainan ovulasi (produksi sel telur)
  • Kelainan rahim (kanker, endometriosis, mioma, perlekatan rahim ke organ dalam perut)
  • Sumbatan saluran telur

Pemeriksaan penyebab infertilitas pada sebuah pasangan dilakukan oleh kedua pihak baik pria dan wanita. Untuk menentukan penyebab infertilitas pria dapat dilakukan dengan pemeriksaan analisa sperma. Sedangkan untuk menentukan penyebab infertilitas wanita dapat dilakukan antara lain dengan USG, HSG (Histerosalpingografi) untuk menentukan ada tidaknya sumbatan saluran telur, analisa hormon, dan laparoskopi (teknik melihat ke dalam perut tanpa tindakan pembedahan besar).

Dari keluhan yang Anda sebutkan diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan kandungan atau dokter spesialis kebidanan kandungan subspesialisasi fertilitas.Selain itu bergaya hidup sehat dapat memperbaiki metabolisme tubuh Anda, seperti olahraga teratur, makan makanan sehat, tidak merokok,serta tidak mengkonsumsi alkohol.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar