Sukses

Kista Ovarium

22 Jul 2018, 07:36 WIB
Wanita, 24 tahun.

Assamualaikum. selamat pagi dokter, saya ayu berumur 24 tahun. saya kena haid saat duduk dibangku 6 sd. saya sudah mengalami sakit nyeri hari pertama haid dari tahun 2012. 2014 s/d 2017, saya sering bolak balik ke rs ke spesialias penyakit dalam, dengan mendiagnosanya adalah penyakit asam lambung karena saat tahun2 tersbut, yang saya sering sakit hebat di bagian perut, jadi beberapa tahun tersebut saya mengkonsumsi obat asam lambung. 2018 ini saya, saya datang ke 2 dokter bidang kebidanan, dengan menggunakan usg biasa dikatakan endometriosis. Diberikan saran obat konsumsi provera 1 tablet sehari selama sebulan. saya dianjurkan minum sebanyak 30 tablet. dengan diagnosa dokter, bahwa jika konsumsi obat tersebut dapat menghentikan siklus haid. tujuan konsumsi obat tersebut, untuk mengatur siklus haid yang normal kembali untuk bulan depannya. Saya keluh sakit yang luar biasa dalam tahun 2018 ini adalah, jika haid pertama perut terasa sakit, tidak bisa berjalan, setiap jalan harus pegang perut, bab dan kencing terasa sakit, mual, pinggang sakit, nasfu makan menurun, tidak bisa tidur, perut saya kembung terasa lebih besar, masuk angin, sering kentut. harus merabahkan badan saya ke dinding dan sehari awal haid tersebut saya tidak dapat beraktivitas, harus izin untuk istirahat. Sebelumnya saya sering gatal vagina, selangkangan dan bagian pantat saya. tapi saat 2018 ini gatalnya meningkat abis bab, kencing, cuaca dingin, saat waktu siang, malam, pagi tersa gatal bagian2 yang sebelumnya sudah saya katakan. Saat saya sudah menggunakn provera sebanyak 18 tablet, terasa nyeri hebat kembali seperti sakit2 biasanya. saya pergi ke dokter 3 (dokter yang lain dan berbeda) dr. spesialis obsetri & cynecology konsultan, fetometernal. saat saya di usg 4d, Ya Allah saya sangat syok, terdapat kista dengan ukuran 7 cm di ovarium sebelah kiri. lalu diberikan obat yang diberikan dokter baru tersebut, dan tetep melanjutkan konsumsi provera kembali. kata dokter tersebut harus dilakukan operasi pengangkatan kista tersebut. yang saya ingin tanyakan ke dokter bagaimana penanganan yang terbaik dan paling tepat untuk mengatasinya? karena saat ini keluhan saya sangat sakit dok. saya berjalan harus ada orang lain membantu. terima kasih dok.

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter. 

 

Kami memahami kekhawatiran Anda.  

Kista ovarium merupakan kantong berisi cairan di dalam atau di permukaan ovarium (indung telur). Wanita memiliki dua ovarium di sisi kiri dan kanan rahim. Sel telur berkembang dan menjadi matang di dalam ovarium dan dilepaskan setiap bulan selama usia reproduksi.

Sebagian besar wanita mengalami kista ovarium pada suatu waktu tertentu dalam hidupnya. Seringkali kista ovarium ini jinak dan tidak bergejala. Sebagian besar juga akan hilang tanpa pengobatan apapun dalam beberapa bulan. Namun, sebagian kecil dapat pecah dan menyebabkan gejala yang serius.

Gejala yang dapat timbul ialah:

  • Nyeri perut bawah, nyeri tumpul yang dapat menjalar ke punggung bawah dan paha
  • Nyeri perut bawah sesaat sebelum haid dimulai atau selesai
  • Nyeri perut bawah saat berhubungan intim
  • Nyeri pada saat buang air besar atau terasa adanya tekanan pada usus
  • Mual, muntah, payudara membesar dan nyeri seperti saat hamil
  • Rasa penuh pada perut
  • Tekanan pada kandung kemih sehingga lebih sering BAK 

Kapan harus ke dokter?

Segera periksakan diri apabila mengalami gejala berikut:

  • Nyeri perut yang tiba-tiba dan sangat sakit
  • Nyeri disertai demam atau muntah
  • Tanda-tanda syok seperti kulit yang dingin dan lembap, nafas cepat, rasa melayang atau kelemahan tubuh merupakan tanda kegawatdaruratan

Bagaimana pengobatannya?

Pengobatan kista ovarium tergantung usia, jenis dan ukuran kista ovarium serta gejala yang dialami. Beberapa alternatif pengobatannya ialah:

  • Amati dan tunggu. Pada sebagian besar kasus, kista ovarium diamati dan diperiksa ulang apakah kista tersebut menghilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Umumnya hal ini yang akan dilakukan pertama kali apabila tidak ada gejala dan USG menunjukkan ukuran kista yang masih kecil.
  • Pil KB. Pil KB dapat mengurangi kemungkinan timbulnya kista baru di masa depan dan mengurangi risiko kanker ovarium.
  • Pembedahan. Bila kista besar dan terus menerus tumbuh atau menteap setelah 2-3 siklus haid, dokter akan menyarankan pembedahan. Kista yang menyebabkan nyeri dan gejala lain juga dapat diangkat.

 Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar