Sukses

Terapi Untuk Menghilangkan Eksim

18 Jul 2018, 07:54 WIB
Pria, 38 tahun.

Selamat malam dokter, saya mau tanya anak saya menderita dermatitis atopik sehingga ada infeksi di paha seukuran uang logam 500. Kalau untuk pengobatannya mohon bisa diberikan salep yg cocok karena untuk pencegahan kami sudah memakai krem yang mengandung emolion. Terimakasih

Terima kasih telah bertanya seputar dermatitis atopik menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda.Eksim adalah bahasa awam untuk dermatitis atau peradangan pada kulit. Terdapat beberapa jenis dermatitis, namun apabila orang merujuk pada eksim, kemungkinan yang dimaksud adalah dermatitis atopi. Atopi dalam hal ini berarti adalah kondisi yang disebabkan karena alergi, seperti asma dan rinitis alergi.

Dermatitis atopik adalah suatu dermatitis( preadangan kulit) yang bersifat lama dan terus berulang yang dapat terjadi pada bayi, anak dan dewasa dengan riwayat atopi pada penderita atau keluarga. Riwayat atopi pada keluarga, seperti asma, rinitis alergika (sering bersin, hidung meler atau tersumbat yang disebabkan oleh alergi) , urtikaria ( biduran).

Gejala dermatitis atopik dapat bervariasi pada setiap orang. Gejala yang paling umum adalah kulit tampak kering dan gatal. Gatal merupakan gejala yang paling penting pada dermatitis atopik. Garukan atau gosokan sebagai reaksi terhadap rasa gatal menyebabkan iritasi pada kulit, menambah peradangan, dan juga akan meningkatkan rasa gatal. Pada pasien atopi dewasa, keluhan kulit banyak ditemui pada lipatan lengan dan lipatan lutut.

Kulit kering dan bersisik membuat kulit lebih sensitif sehingga lebih mudah terangsang. Salah satu penyebab dikarenakan berkurangnya sawar pelindung kulit pada kulit dengan atopi.

Beberapa hal berikut dapat mengurangi gejala :

  • Hindari pemakaian pakaian dan selimut yang berbahan iritatif seperti wool
  • Hindari menggosok permukaan kulit berlebihan ketika mandi karena akan mengurangi lapisan sawar pelindung kulit
  • Kurangi frekuensi mandi dengan air hangat karena akan mengurangi lapisan sawar pelindung kulit
  • Gunakan pelembab untuk kulit sensitif
  • Hindari pemakaian pakaian yang terlalu sempit dan ketat
  • Jaga kebersihan seperti cuci sprei dan handuk secara rutin

Eksim dapat dipicu oleh pencetus (alergen) yang berkontak dengan kulit, hal tersebut terjadi pada orang yang sensitif terhadap iritasi di kulit. Kulit kering, kemerahan, rasa gatal dan panas merupakan salah satu gejala eksim. Untuk beberapa kasus, seperti Anda, eksim dapat muncul berulang-ulang atau berlangsung secara kronik (dalam jangka waktu lama). Kebiasaan untuk menggaruk kulit yang gatal tersebut justru akan memperparah kondisi kulit dan pengobatan dapat berlangsung lebih lambat.

Penyebab dari eksim belum diketahui. Diperkirakan berhubungan dengan sistim kekebalan tubuh yang berkaitan dengan reaksi alergi. Kontak dengan bahan alergen (pencetus alergi) akan dapat memicu kambuhnya eksim kembali. Bahan-bahan alergen (yang juga mungkin didapatkan berkontak dengan Anda adalah sabun, detergen, udara (dingin, panas, lembab), krim, parfum, keringat, garukan, bakteri, emosi atau stres , pakaian, dan perhiasan.

Penyakit eksim memang sulit dan membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Cara terbaik untuk menghindari eksim kambuh kembali adalah mengenali faktor pencetus apa yang dapat membuat eksim Anda kambuh kembali (detergen, pelembab, atau stres) dan sebisa mungkin hindari pencetus tersebut. Langkah selanjutnya adalah mencegah kulit kering dengan menggunakan sabun bayi dan mengoleskan pelembab pada kulit, hindari sepatu atau kaus kaki yang meningkatkan kelembaban pada kulit (hindari berkeringat banyak pada kaki) , dan hindari menggaruk.

Apabila memang alergen sulit untuk dihindari maka dapat dioleskan salep kortikosteroid lemah. Ingatlah untuk mengoleskannya hanya ketika eksim sedang kambuh. Hindari stres, makan bergizi, dan beristirahat teratur. Kortikosteroid topikal apabila digunakan dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan penipisan kulit, hipopigmentasi, dan jerawat. Efek sistemiknya adalah supresi pertumbuhan dan supresi adrenal.Pemberian obat -obatan pendamping dilihat dari apakah ada gejala atau keluhan lainnya yang mengganggu pada pasien.

Untuk meminimalisasi risiko tersebut, maka sebaiknya krim kortikosteroid hanya dioleskan pada daerah eksim selama 2-3 minggu, 1x/hari, digunakan di sore hari, dan mengoleskan pelembab pada eksim apabila tidak menggunakan krim tersebut. Untuk daerah kelamin, sebaiknya Anda hanya mengoleskan pelembab dan hindari pencetus gatal yang ada.HIndari untuk menggaruk bagian yg gatal.

Dalam keadaan akut, seperti memerah dan panas Anda dapat memberikan steroid potensi menengah seperti hidrokortison bisa diberikan untuk mengurangi gejala. Apabila tidak membaik, Anda dapat mencoba steroid dengan potensi lebih kuat seperti potensi tinggi contohnya mometasone furoate 0,01%. Namun setelah keluhan membaik segera gunakan lotion setiap hari. Lotion untuk pasien atopi sebaiknya menggunakan lotion khusus dan tidak mengandung parfum atau pewangi tambahan. Jika keluhan tidak membaik atau memberat, anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kulit kelamin.

Apabila gejala terus berlanjut maka sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk dievaluasi lebih lanjut.

Demikian informasi seputar dermatitis atopik yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

 

Salam sehat.

1 Komentar