Sukses

Pemilihan Jenis Pil KB

15 Jul 2018, 17:06 WIB
Wanita, 41 tahun.

Siang, dok. Sy udh biasa minum pil kb marvelon 28, dgn komposisi desogestrel 0.150+ethinylestradiol 0.3. Awalnya sy pernah pnya gangguan hormon selama 2thn. Stlh periksa sana sini mnm obat stop darah segala, akhirnya dokter terakhir mencabut kb spiral sy dan diberi resep marvelon28. Alhamdulillah cocok. Mens sy sdh ikt sesuai dgn tanggalan pil kb nya. Sdh 1 thn sy minum marvelon 28. Tp skrg kok makin susah nyari marvelon nya dmn2. Sedangkan sy utk kembali ke dokter terakhir itu, sy udh pindah kota tmpt tinggal. Maaf, dok, apakah ada saran utk sy berganti pil kb? Terimakasih atas perhatian dan jawabannya

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter mengenai pil KB

Sebenarnya ada beberapa jenis Pil KB.  KB atau kontrasepsi oral hormonal memang berisikan hormon yang mempengaruhi kadar hormonal di tubuh. Respon setiap wanita berbeda-beda di dalam menerima kontrasepsi ini, begitu pula pengembalian kesuburannya. Umumnya pengembalian kesuburan pada pemakai pil KB akan bervariasi dalam jangka waktu 3-12 bulan.

Pil KB adalah pil yang mengandung hormon reproduksi sintetik (progestogen dan kombinasi estrogen-progestogen) yang berfungsi untuk mengatur hormon dalam tubuh manusia guna mencapai manfaat yaitu mencegah terjadinya kehamilan. Efek samping yang mungkin terjadi dari konsumsi pil KB bervariasi pada tiap individu-perdarahan bercak, sakit kepala, payudara tegang, rasa penuh ataupun yang berhubungan dengan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah- sangat tergantung dari jenis pil KB yang diberikan, dosis, dan keadaan individu tersebut. Dari informasi yang Anda sebutkan tidak ada masalah Anda mengkonsumsi pil KB, namun konsultasikan dengan dokter Anda mengenai kondisi Anda seperti risiko penyakit yang Anda miliki sebelum mulai mengonsumsi pil KB.

Efek samping yang masih sangat kontroversial adalah kejadian kanker yang dihubungkan dengan penggunaan pil KB. Namun, kanker merupakan suatu penyakit yang memiliki penyebab multifaktor, sehingga penggunaan pil KB tidak dapat dikaitkan secara langsung menyebabkan kanker. Jika memang terdapat riwayat kanker di dalam keluarga segera beritahukan dokter Anda, sehingga dapat diantisipasi lebih dini. Penggunaan selama 1 tahun lebih tanpa jeda harus disesuaikan dengan kondisi organ reproduksi Anda. Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan mammografi dan pap smear secara berkala guna mendeteksi dini adanya gangguan-gangguan yang mungkin disebabkan oleh hormon.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar