Sukses

Penyebab Keluhan Nyeri Betis
13 Jul 2018, 23:06 WIB
Pria, 23 tahun.

Dok, mau tanya. Saya usia 23 tahun, semenjak 3 bulan ini sering mengalami pembengkakan pada betis otot kaki dan telapak kaki atas sehingga jalan jadi nyeri dan sakit. Saat meminum obat anti nyeri seperti asam mefenamat atau ibuprofen, sakitnya hilang. Tapi setelah beberapa hari tidak minum obat. Sakitnya kambuh lagi dok. Saya takutnya jika minum obat terus menerus malah jadi efek lain didapat dok. Kira-kira solusi terbaiknya apa yah?

dr. Alvin Nursalim

Dijawab Oleh:

dr. Alvin Nursalim

Terima kasih telah menanyakan tentang nyeri betis menggunakan fitur Tanya dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Untuk menentukan penyakit yang diderita oleh Anda diperlukan anamnesa secara lengkap dan pemeriksaan fisik secara langsung.

Nyeri betis bisa dikarenakan gangguan otot, tulang, pembuluh darah atau persarafan. Sayang sekali informasi yang anda berikan sangat terbatas. Bagaimana karakteristik nyerinya? Kapan timbul nyerinya, apakah hanya setiap malam saja? Apakah Anda habis melakukan aktivitas tertentu? Apakah ada demam? Apakah terasa panas di daerah betis atau ada nyeri tekan pada betis? Apakah ada riwayat trauma/ terjatuh daerah betis? Apakah nyeri juga dirasakan di daerah paha?

Satu penyebab khusus nyeri betis yang bisa menjadi perhatian khusus adalah karena gangguan darah berupa hiperkoagulasi (kecenderungan untuk menggumpal) sehingga bekuan darah menyumbat pembuluh darah. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pembuluh balik di kaki (disebut pembuluh vena/ Penyakit insufisiensi vena kronik). Nyeri pada keadaaan ini umumnya terjadi setelah beraktivitas. Salah satu cara mendeteksi gangguan ini adalah dengan melakukan konsultasi dengan dokter dan dilakukan USG doppler.

Namun perlu juga dibedakan antara nyeri betis dengan kram betis. Karena kram umumnya dapat disebabkan jika udara terlalu dingin (suhu pada malam hari, ditambah dengan penggunaan penyejuk udara), dan kurang kalsium.

Tentu hal ini hanya merupakan salah satu penyebab, karena masih banyak penyebab lain yang memerlukan pemeriksaan langsung oleh seorang dokter. Oleh karena itu, kami sarankan Anda untuk berkonsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam.

Demikian informasi tentang nyeri betis ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar