Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Cairan Pra Ejakulasi dan Kehamilan
13 Jul 2018, 17:10 WIB
Wanita, 17 tahun.

Dok apakah berhubungan intim hanya dengan saling menggesekan tanpa ejakulasi bisa menyebabkan kehamilan? Dan apakah terlalu banyak masturbasi bisa menyebabkan menopause dini? Tolong di jwb dok terima kasih

Terima kasih telah bertanya seputar cairan pra ejakulasi dan kehamian serta masturbasi menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Apakah Anda telah melakukan penetrasi? Jika Anda telah melakukan penetrasi penis ke dalam vagina kekasih Anda, dan tidak melakukan ejakulasi, dan kekasih Anda saat ini tidak dalam masa subur, maka saat ini kecil kemungkinan terjadi kehamilan pada pacar Anda. Namun, kemungkinan terjadinya kehamilan dalam setiap hubungan seksual tetap dapat terjadi. Cairan pra ejakulasi memang tidak mengandung sperma. Namun, dapat membawa sperma yang tertinggal di sepanjang saluran pengeluaran ejakulat. Kehamilan tidak ditentukan hanya dari jumlah sperma, namun kualitas sperma yang masuk ke dalam saluran reproduksi wanita.

Hubungan seksual di luar nikah bukan hanya dapat menyebabkan kehamilan. Namun juga tidak baik secara medis, dan tidak baik secara agama. Kami sarankan agar Anda dan kekasih Anda melakukan kegiatan yang positif dan menghindari tempat yang kurang ramai sehingga dapat mengalihkan pikiran dari kehendak ingin melakukan hubungan intim. Kegiatan bersama seperti berolah raga bersama, memasak bersama, melakukan hobi bersama dapat membantu Anda menghindari perbuatan yang akan Anda dan kekasih Anda sesali.

Seperti layaknya laki-laki, perempuan juga tumbuh dengan memiliki kebutuhan batin terhadap hal-hal yang berkaitan dengan seksualitas. Kebutuhan ini pada akhirnya dapat menimbulkan dorongan pada perempuan tersebut untuk melakukan masturbasi. Masturbasi juga biasanya diiringi dengan fantasi seksual tertentu. Hal ini masih normal asalkan fantasi seksual anda masih dalam batas yang lazim.

Masturbasi pada dasarnya tidak menyebabkan kemandulan atau masalah rahim. Namun demikian, apabila dilakukan terlalu sering masturbasi dapat menyebabkan perubahan pola tidur, stres, gangguan panik/kecemasan, lemas, kurangnya konsentrasi, dsb. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya. Tidaklah disarankan untuk melakukan masturbasi menggunakan benda-benda keras karena dikhawatirkan dapat menyebabkan perlukaan pada daerah kemaluan dan sekitarnya.

Oleh sebab itu, tindakan masturbasi sebaiknya dikurangi atau bahkan dihindari dengan cara mengalihkan perhatian setiap kali rasa ingin melakukan masturbasi itu timbul. Salurkanlah hasrat tersebut ke kegiatan-kegiatan yang lebih positif seperti olahraga, bekerja, atau kegiatan lain yang disenangi. Tentunya akan lebih baik apabila memanfaatkan waktu luang yang ada untuk melakukan olahraga atau hobi yang lebih bermanfaat dibandingkan melakukan masturbasi.Hindarilah hal-hal yang memicu anda untuk melakukan masturbasi seperti melihat gambar atau membaca buku-buku yang merangsang.

Masturbasi sendiri pada dasarnya tidak mempengaruhi keperawanan jika memang tidak menyebabkan robekan pada daerah selaput dara (himen). Tidak adanya kaitan antara masturbasi dapat menyebabkan menopause dini. Namun jika Anda mengalami tanda-tanda menopause dini segera periksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan terdekat.

Demikian informasi seputar cairan pra ejakulasi dan kehamian serta masturbasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar