Sukses

Kulit Kering dan Jerawat, Bagaimana Mengatasinya?
13 Jul 2018, 17:01 WIB
Pria, 15 tahun.

Selamat siang dok, nama saya dewo sentoso tinggal diciledug raya dijalan amd x saya punya kendala pada kulit wajah saya dok kok kulit wajah saya kaya terkelupas terus ya dan wajah saya ada jerawatnya apakah pelembab wardah C defense bisa menghilangkan jerawat dan kulit saya kembali mulus seperti dulu lagi terima kasih

Terima kasih telah bertanya seputar kulit kering dan jerawat melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda.Perawatan kulit kering yang penting adalah menjaga kelembaban kulit, misalnya memakai lotion pelembab. Hindarilah penggunaan sabun mandi antiseptik, sebagai penggantinya gunakanlah sabun mandi yang dapat menjaga kelembaban kulit Anda. Karena sabun antiseptik biasanya akan membuat kulit lebih kering.

Terlalu banyak pemakaian sabun dan berulang-ulang akan mengangkat kelembaban alami dari kulit. Cuaca yang kering, dingin dapat menambah kekeringan kulit. Riwayat atopi atau alergi juga dapat menyebabkan kekeringan kulit. Yang sebaiknya Anda lakukan adalah menggunakan air hangat dan sabun dengan pH netral. Sesudah mandi, oleskan pelembab ke seluruh kulit karena waktu tersebut adalah waktu yang terbaik. Pelembab dapat dioleskan sering dengan kulit kering (4-5 kali sehari bila sangat kering) karena kulit yang kering dapat menyebabkan gatal-garuk- yang berakibat luka dari kulit. Jangan menggosok terlalu keras, baik ketika mandi, mengeringkan dengan handuk (jangan digosok, cukup dilekatkan), maupun ketika membalurkan pelembab (searah dengan arah tumbuhnya rambut). Hindari udara dingin (memakai jaket dan kaos kaki) dan hindari bedak yang dapat mengiritasi kulit.

Terkait dengan kondisi kulit kering yang Anda alami, anjuran kami adalah:

Sewaktu mandi, hindari air yang terlalu panas Air dengan suhu yang terlalu panas akan mengikis minyak pada kulit lebih cepat dibandingkan dengan air dengan temperatur ruangan.Hindari mandi atau berendam terlalu lama Mandi dan berendam terlalu lama akan membuat kulit menjadi kering. Batasi waktu mandi Anda 5 - 10 menit saja.Gunakan pelembab sesudah mandi Kulit yang lembab akan mengunci pelembab lebih lama dan lebih baik dibandingkan dengan kulit yang kering.Gunakan pakaian yang terbuat dari katun maupun serat alami lainnya. Pakaian dengan bahan wol ataupun serat sintetis akan mengiritasi kulit.Banyak minum air putih Dengan meminum air putih, maka Anda akan terhindar dari dehidrasi dan kulit yang kering. Perbanyak konumsi air putih terutama jika Anda berada pada ruangan yang berpendingin.Konsumsi makanan yang mengandung omega 3 Asam lemak yang esensial akan membantu membentengi minyak alami kulit. Makanan - makanan yang mengandung omega 3: salmon, sarden, biji - bijian, walnut, minyak bunga matahari.Perbanyak konsumsi buah dan sayuran

Penyebab pasti jerawat memang belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini:

1. Stress

Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya komedo dan jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.

2. Kelenjar minyak yang terlalu aktif

3. Keturunan dari orangtua

4. Bakteri di pori-pori kulit

Pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. Selain pengobatannya memang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stress dan sebagainya.

Pengaruh makanan terhadap jerawat ini memang masih banyak diperdebatkan dan seringkali ditemukan hasilnya individual, namun, jika setelah dicoba dalam jangka waktu tertentu memberikan hasil yang terbaik, maka sebaiknya diet rendah lemak, rendah karbohidrat dan konsumsi produk susu yang terkontrol harus dipertahankan.

Konsumsi makanan rendah karbohidrat dapat mempengaruhi kontrol hormonal pada jerawat sehingga jerawat dapat membaik. Kadar gula dalam darah yang terkontrol dapat memperbaiki kondisi berjerawat. Selain itu, produk susu dan juga makanan berlemak sebaiknya juga dihindari. Makanan-makanan ini dapat menyebabkan terjadinya peningkatan minyak dalam kelenjar sebasea kulit sehingga memicu terjadinya jerawat.

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Obat yang dapat digunakan adalah retinoic acid, benzoil peroksida, dan antibiotik topikal/oles. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum tergantung derajat keparahan jerawat.

Cucilah muka dengan sabun muka khusus untuk jerawat atau dengan sabun bayi setidaknya 2 kali sehari, terutama setelah beraktivitas atau berkeringat. Sabun jenis apakah yang Anda gunakan selama ini?

Untuk pengobatan topikal, dapat menggunakan retinoic acid dioleskan pada malam hari setiap hari. Selain untuk mengobati komedo dan jerawat, obat ini dapat pula mengecilkan pori-pori dan mencerahkan kulit. Awal penggunaan jerawat dapat muncul semakin banyak, kulit menjadi merah serta mengelupas, namun penggunaan obat harus tetap dilanjutkan sampai minimal 3 bulan, jika perlu seterusnya. Hindari paparan sinar matahari jika menggunakan obat tersebut atau gunakan sunblock dengan SPF minimal 30. Namun memilih sunblock juga harus berhati-hati karena sebagian besar dapat memicu munculnya komedo lebih banyak, pilihlah sunblock dan semua produk perawatan kulit yang berlabel non-comedogenic. Pada jerawat yang berukuran besar dan meradang dapat diberikan suntik kortikosteroid. Semua terapi ini harus atas indikasi dan berada di bawah pengawasan Dokter.

Kami sarankan Anda untuk konsultasi ke Dokter spesialis kulit dan kelamin karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. Selain dari obat-obatan luar dan obat-obatan minum, Anda juga perlu memperhatikan diet dan kebersihan wajah.

Prosedur lainnya untuk menghilangkan komedo dan jerawat adalah mikrodemabrasi dan atau chemical peeling. Namun sebaiknya sebelum memilih dan melakukan prosedur tersebut, kulit Anda dianalisa terlebih dahulu seperti jenis komedo dan jerawat, jenis kulit, dan adanya reaksi alergi. Setelah itu baru dipilihkan jenis cairan kimia dan konsentrasi / kekuatan yang sesuai untuk kondisi kulit Anda.

Demikian informasi seputar kulit kering dan jerawat yang dapat kami sampaikan . Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar