Sukses

Air Ketuban Berkurang

13 Jul 2018, 16:27 WIB
Wanita, 24 tahun.

Selamat sore dok. Saya mau tanya.. Bgmn cara mengatasi air ketuban kurang ,usia kehamilan saya 23w dan ini kehamilan pertama...bulan kmrn usg di dr spesialis kandungan hasilnya bagus semua. Tp bln ini air ktuban saya kurang efw 616g. Fl 4,24cm..Ac 18.50cm... Apa penyebabnya dok.. Dan bgmn cara mengatasinya. Apakah berbahaya untuk janin saya. Trimakasih

Terimakasih telah bertanya seputar Air Ketuban Berkurang melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Untuk melahirkan normal, ada batasan air ketuban dengan jumlah minimal tertentu. Seiring bertambahnya usia janin, air ketuban memang cenderung akan berkurang. Selama masih dalam kisaran normal, maka Anda tetap dapat melahirkan dengan cara normal. Untuk itu sebaiknya Anda berdiskusi langsung dengan dokter kandungan Anda.

Bila memang jumlahnya sangat berkurang, dpat terjadi suatu kondisi yang dinamakan oligohidramnion. Air ketuban yang berkurang di dalam dunia medis dikenal dengan nama oligohidramnion. Air ketuban adalah cairan yang dihasilkan oleh janin dan selaput yang mengelilinginya. Oligohidramnion dapat disebabkan karena kehamilan lewat waktu, gangguan pertumbuhan pada janin, penyakit ibu (tekanan darah tinggi, diabetes), atau gangguan ginjal pada janin.

Oligohidramnion dapat menyebabkan gangguan tumbuh-kembang pada janin atau komplikasi selama kehamilan. Hal ini harus terus dipantau oleh dokter untuk memastikan kadar air ketuban cukup dan perkembangan janin sesuai dengan masa kehamilan. Yang dapat Anda lakukan saat ini adalah meningkatkan asupan makanan sehat dengan gizi seimbang, tingkatkan asupan cairan, banyak istirahat, hindari merokok atau perokok pasif.

Untuk mengevaluasi tumbuh kembang janin serta kondisi kandungan Anda, kami sarankan agar Anda rutin memeriksakan kehamilan pada fasilitas medis terdekat agar perkembangan janin selalu terpantau. Dan segeralah ke dokter jika mengalami gangguan kehamilan yang tidak diinginkan. Jangan mengkonsumsi segala bentuk obat atau produk nutrisi tanpa sepengetahuan dokter. Air ketuban yang habis bisa membahayakan janin dan bisa membuat bayi Anda mengalami gawat janin. Produksi air ketuban setelah bayi berusia lebih dari 11 minggu, diproduksi oleh ginjal bayi dan menjadi urine keluar sebagai ketuban. Jika bayi Anda mengalami kegawatan janin, tentu ia tidak dapat memproduksi ketuban secara normal.

Demikian informasi seputar Air Ketuban Berkurang yang dapat kami sampaikan . Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar