Sukses

Anak Sering Sesak Napas
12 Jul 2018, 12:27 WIB
Wanita, 37 tahun.

Selamat pagi dok..saya ingin bertanya mengenai anak saya yg berumur 10 bulan.setiap kali saya mengajak naik kendaraan bermotor dengan kecepatan yg agak cepat,anak saya selalu bernafas cepat seperti kesulitan bernafas dan mengeluarkan suara heh seperti asma.dan ketika saya pelankan kecepatan kendaraan saya anak saya kembali bernafas normal seperti biasanya.ada apa dengan anak saya ya dok..apakah dia mengalami suatu penyakit?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas dapat disebabkan oleh banyak hal. Penyebabnya banyak sekali, karena itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap dan langsung oleh dokter. Namun sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung)

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jariAdanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengiBagaimana dengan keluhan anak Anda dan sudah berapa lama terjadi?

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

Asma : batuk, mengiInfeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napasAlergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dll)Sakit jantung (disertai nyeri dada)Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), perdarahanOleh karena itu sebaiknya anak Anda kembali berkonsultasi dan kontrol dengan dokter Anda agar dilakukan pemeriksaan langsung dan mendapatkan penanganan yang optimal. Sehingga obat yang dikonsumsi merupakan obat yang tepat guna sesuai penyakit anak Anda. Sebaiknya hindari penggunaan obat yang diminum terus-menerus tanpa pengawasan dokter.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar