Sukses

Sesak Napas karena Sakit Maag

12 Jul 2018, 08:44 WIB
Wanita, 18 tahun.

Sore dokter.. Sy zulfa mw tnya dok. Sy sdh 2th.an kena magh n asam lambung dok. Tp sy jrg periksakn. Berkali2 sy periksa ke puskesmas tp dokternya. Tdk bgtu memuaskn. Sy stiap telat makan itu dada sy lgsg sesak 1- 2 jam beraktifitas dok. Kepala saya pusing n rasanya buat bicara itu ga enk skali. Perut sy sprt melilit ditusuk2 gtu dok. Pernah jg itu tiba2 dibagian perut sebelah kiri di daerah rusuk itu kyk ditusuk jd sakitnya smpai dada sy ikut sesak. Nafas serasa tertahan dok Itu kira2 bgmn ya dok??

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERDBerhenti merokokPasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas.Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.Meniinggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti:nitratanti-kolinergikantidepresan tricyclicNSAID (Ibuprofen, asam mefenamat, dsb)kalium garam dan bifosfonat seperti alendronateTerapi GERD adalah dengan obat yang dapat menetralkan asam lambung atau dengan mengurangi produksi asam, seperti Antasid, Alginates (alternatif untuk Antasid), PPIs (omeprazole, lansoprazole) dan pada kasus yang berat dapat memerlukan tindakan operasi.

Jika ada keluhan yang memburuk dan memerlukan perawatan, kami menganjurkan Anda untuk mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam untuk evaluasi menyeluruh. Apakah saat ini ada obat-obatan yang Anda sedang konsumsi?

Kami sertakan juga artikel:

Beda Sakit Maag dan GERD?

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar