Sukses

Sakit Kepala, Kedinginan, Wajah Pucat dan Mudah Lelah
11 Jul 2018, 19:56 WIB
Wanita, 16 tahun.

Dok, saya mau tanya. Belakangan ini saya sering sakit kepala, terus merasa kedinginan padahal kata mama saya suhu udara nya ga dingin sama sekali, muka saya pucat, lalu saya mudah capek padahal mengerjakan pekerjaan tidak berat seperti merapikan tempat tidur. Kira-kira kenapa ya dok?

Terima kasih telah bertanya seputar Sakit Kepala, Kedinginan, Wajah Pucat dan Mudah Lelah menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekahwatiran Anda. Keluhan Anda dapat disebabkan berbagai hal salah satunya anemia.

Kurang darah atau dalam dunia medis disebut dengan anemia merupakan kondisi yang disebabkan karena menurunnya jumlah sel darah merah. Sel darah merah mengandung komposisi hemoglobin yang berfungsi untuk mengantarkan oksigen ke seluruh sel tubuh manusia. Kekurangan sel darah merah ini akan mempengaruhi proses transportasi oksigen dan karbondioksida dalam tubuh, sehingga dapat menyebabkan gejala dan tanda sebagai berikut letih, lesu dan lemas, cepat lelah, jantung berdebar-debar tanpa sebab yang jelas atau pada saat berolah raga, napas yang terengah-engah, terutama pada saat berolah raga, sulit berkonsentrasi, pusing, sakit kepala, pucat, kesemutan atau kedinginan pada tangan dan kaki serta sulit tidur.

Anemia dapat disebabkan oleh banyak hal seperti kekurangan zat besi, kekurangan vitamin B-12, penyakit kronik, kehamilan dan kehilangan terlalu banyak darah seperti pada saat menstruasi.

Penanganan anemia sendiri bervariasi mulai dari konsumsi suplemen hingga tindakan medis terkait yang akan disesuaikan dengan penyebabnya. Sebagian besar kasus anemia di indonesia terjadi akibat kekurangan zat besi. Terapi zat besi diberikan jika anda mengalami anemia defisiensi besi, namun tak jarang pula pada kasus anemia yang berat memerlukan tindakan transfusi darah. Pada dasarnya penanganan anemia diberikan sesuai dengan penyebab yang mendasarinya setelah dilakukan pemeriksaan.

Anda dapat mencoba mengurangi aktivitas agar tidak berlebihan, istirahat yang cukup, makan teratur dengan menu gizi seimbang, banyak minum air putih, dan berolahraga teratur (minimal 3x per minggu). Suplemen dasar yang dapat dikonsumsi, namun asupan nutrisi yang bergizi kaya buah dan sayur akan lebih baik. 

Untuk mengetahui penyebab yang mendasari suatu anemia  dan perencanaan terapi yang tepat, diperlukan pemeriksaan menyeluruh dimulai dari wawancara medis yang mendetail, pemeriksaan fisik dan juga pemeriksaan laboratorium yang diperlukan. Oleh karena itu, untuk dapat mendiagnosis dan terapi yang sesuai kondisi Anda, kami sarankan untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar