Sukses

Pengobatan Diabetes Mellitus

09 Jul 2018, 20:25 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dok, saya mau tanya. Adik saya laki-laki usia 19 tahun terkena diabetes. Gula darahnya saat dicek bangun tidur 214 mg/dl. Almarhumah ibu saya memang punya riwayat diabetes. Yang ingin saya tanyakan adalah: 1. Apakah diabetes adik saya termasuk tipe 1 yg merupakan faktor genetik atau bisa dikategorikan tipe 2? Karen sebelumnya kami memang tidak pernah cek gula darah dia dan saat sekitar umur 18 tahun pola makannya memang tidak teratur. 2. Ketika disuruh diet, dia malah mengurangi banyak sekali porsi makannya. Bahkan kadang tidak makan nasi dan melewatkan makan siang. Dia hanya makan buah pir saja sebagai ganti makan siangnya. Apakah itu baik untuk kesehatannya? Kalau tidak apakah kami harus segera ke dokter penyakit dalam? Soalnya dua minggu sejak cek gula darah puasanya, kami hanya kontrol di puskesmas saja. 3. Untuk menu diet hariannya, apakah sebaiknya untuk sarapan lebih banyak daripada makan siang dan malam? 4. Amankah mengkonsumsi buah pir setiap hari sebagai cemilan? Atau harus diselingi buah lain bagi penderita diabetes? 5. Untuk memenuhi kebutuhan protein harian penderita diabetes, lebih baik konsumsi tahu atau tempe? 6. Amankah jika rutin melakukan cek gula darah. Misal seminggu 2 kali? Terima kasih sebelumnya, Dok.

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Pengobatan Diabetes Mellitus.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Diabetes mellitus, atau secara awam dikenal dengan penyakit kencing manis, merupakan penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia ( kadar gula tinggi dalam darah). Keadaan hiperglikemia ini disebabkan karena kurangnya produksi hormon insulin (diabetes mellitus tipe 1- faktor genetik, diderita sejak kecil) atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap insulin (diabetes melitus jenis 2-baru diderita pada masa dewasa akibat menjalani gaya hidup yang kurang sehat-berat badan berlebih, merokok,dll).

Hormon insulin berfungsi untuk mengangkut gula yang ada di dalam darah untuk digunakan oleh sel-sel tubuh. Kekurangan hormon insulin atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap hormon insulin dapat mengganggu distribusi gula ke dalam sel-sel tubuh.

Tujuan dari pengobatan diabetes adalah dengan mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil. Jika gula darah tidak stabil atau bahkan cenderung meningkat, dapat mengakibatkan komplikasi mulai dari risiko terkena penyakit jantung, stroke, gagal ginjal hingga pada seluruh organ tubuh.

Jenis pengobatannya pun tergantung dari kadar gula darah dan perjalanan penyakit. Pengobatan umumnya mulai dari hanya menjaga pola makan dan gaya hidup, obat diabetes oral (tablet), hingga insulin. Obat-obatan diabetes ada banyak jenisnya, dari yang bekerja mengeluarkan insulin hingga yang bekerja meningaktkan fungsi dari insulin.

Olahraga dan diet yang baik untuk penderita diabetes adalah sebagai berikut:berolahraga secara rutin (3-4x dalam seminggu, olahraga ringan-sedang selama minimal 20 menit), mengurangi karbohidrat dan gula dalam diet, dan memperbanyak sayuran dan buah.

olahraga yang baik akan dapat meningkatkan kepekaan insulin sehingga membantu mengontrol gula darah. Sedangkan untuk pengobatan, hal tersebut akan ditentukan oleh dokter mana obat diabetes yang tepat untuk mengontrol gula darah. 

Untuk mengetetahui pengobatan yang tepat untuk adik Anda, harus dilakukan pemeriksaan secara langsung terlebih dahulu. Oleh karena itu, kami sarankan agar Anda membawa adik Anda ke dokter spesialis penyakit dalam.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Pengobatan Diabetes Mellitus. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar