Sukses

Diet yang Sehat dan Jerawat Kecil-Kecil

09 Jul 2018, 11:22 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok cara diet yang sehat itu seperti apa ya?? Dan kenapa wajah saya berjerawat di umur saya 24 tahun pdahal dr kecil saya ga pernah jerawatan. Dan jerawat nya kecil tapi banyak seperti biang keringat pada anak??

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Menurunkan berat badan paling baik dilakukan dengan kombinasi diet sehat dan olahraga. Kedua hal itu tersebut tidak dapat dipisahkan. Anda harus tetap melakukan olahraga bersamaan dengan pengaturan makanan. Jika hanya diet saja dan tidak diimbangi dengan olahraga Anda akan cenderung merasa lemas. Anda dapat melakukan kombinasi olah raga dengan pola makan gizi seimbang. Olah raga yang dapat diterapkan adalah yang bersifat aerobik seperti lari, renang, bersepeda ataupun yang bersifat pembentukan seperti plank, push up, dan latihan beban. Jika Anda melakukannya secara teratur selama 30-60 menit, minimal 3x/minggu, ditunjang dengan pola makan seimbang, tentunya akan ada perubahan pada berat tubuh Anda. Intinya adalah kedisiplinan yang tinggi.

Hilangkan keinginan Anda untuk menurunkan berat badan dalam waktu singkat, karena penurunan berat badan yang terlalu cepat dapat berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Penurunan berat badan yang wajar adalah sekitar 0,5 kg/minggu atau 2-2,5 kg/bulan.

Untuk diet, yang harus Anda lakukan adalah mengurangi jumlah kalori dalam sehari. Tetap usahakan makan 3x sehari hanya saja porsinya yang diatur sesuai dengan kebutuhan kalori Anda. Setiap kali Anda makan ada unsur kabohidrat (roti gandum, kentang), hindari makanan gorengan, minuman dan makanan yang terlalu manis, garam, konsumsi banyak air putih, perbanyak lauk dengan ikan, perbanyak sayur dan buah, hindari makanan dari kaleng atau fast food (sosis, kentang goreng, nugget), hindari jajanan manis (bila lapar, dapat pilih snack berupa buah atau sayur yang manis). Cobalah agar makan pagi Anda selalu disertai oleh buah yang manis. Untuk malam hari hindari makanan yang terlalu besar porsinya. 

Menurunkan berat badan membutuhkan waktu, kesabaran, dan kedisiplinan. Namun jika Anda melakukannya dengan sepenuh hati dan tepat, maka akan membuahkan hasil seperti apa yang Anda impikan. 

Menghilangkan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum.

Memang pengobatannya membutuhkan jangka waktu lama dan kesabaran. Kami sarankan agar tidak berganti-ganti dokter karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. Jika berganti-ganti dokter, maka setiap dokter baru biasanya akan memulai pengobatan dari awal lagi.

Selain dari obat-obatan luar dan obat-obatan minum, Anda juga perlu memperhatikan diet dan kebersihan wajah.

Bekas jerawat berasal dari hasil inflamasi akibat pori-pori kulit yang membesar berisi minyak berlebih, sel-sel kulit mati, dan bakteri. Ketika pori-pori kulit membengkak, dinding folikel akan robek dan rusak. Hal ini biasanya ringan dan menutup sendiri. Tapi bila robeknya terlalu parah atau dalam, kulit akan kesulitan untuk memperbaiki. Akibatnya, hasilnya tidak halus dan sempurna seperti sebelumnya, meninggalkan bekas jerawat.

Bekas jerawat jauh lebih sulit dihilangkan daripada menghilangkan jerawat itu sendiri. Menghilangkan jerawat mungkin diperlukan antara 3 – 7 hari. Tapi bekasnya bisa berbulan-bulan baru bisa hilang. Beberapa penyebab munculnya bekas jerawat justru dari diri Anda sendiri. Kebiasaan memencet jerawat adalah salah satunya. Kalau Anda memaksa memecahkan jerawat dengan memencetnya, justru malah memicu peradangan. Faktor lain yang dapat membuat jerawat berbekas adalah penggunaan kosmetik atau obat jerawat yang mengandung alkohol atau minyak.

Untuk penanganan menghilangkan bekas jerawat, terdapat beberapa cara. Dan setiap teknik dan cara yang ada tergantung pada beberapa faktor, antara lain luas area bekas jerawat yang hendak dihilangkan dan dalamnya luka bekas jerawat.

Ada beberapa cara untuk menghilangkan atau mencegah bekas jerawat yang bisa Anda praktikkan:

  • Exfoliate atau menggosok wajah dengan scrub (peeling) seringkali membantu menghilangkan bekas jerawat, mengangkat kulit mati dan mengurangi dalamnya lubang bekas jerawat. Tapi hati-hati jangan menggosok terlalu keras karena dapat membuat hilangnya minyak di wajah yang dapat memicu kulit kering.
  • Konsumsi Makanan Berserat. Serat bermanfaat untuk mengusir racun dari tubuh yang menyumbat pori-pori kulit. Bila tersumbat, pori-pori kulit akan membengkak, pecah, dan meninggalkan bekas jerawat.
  • Olahraga. Olahraga membantu meningkatkan asupan oksigen dan nutrisi yang disebar ke seluruh jaringan tubuh, termasuk kulit. Berkeringat hasil dari berolahraga juga berfungsi sebagai detoksifikasi kulit yang membantu mencegah pembentukan jerawat.
  • Menghindari Sinar Matahari. Sering terpapar matahari bisa menyebabkan noda hitam di wajah. Bila beraktivitas luar ruangan gunakan tabir surya atau pelindung kepala seperti topi untuk mengurangi tingkat paparan dari matahari.
  • Jangan Menyentuh Jerawat. Jari Anda mengandung bakteri di sela kuku dan meningkatkan risiko jerawat muncul. Memencet jerawat pun juga dilarang karena dapat menyebabkan peradangan yang menimbulkan risiko bekas jerawat.

Namun, penanganan bekas jerawat ini sangat tergantung dari luas serta kedalaman bekas jerawat. Jika cara-cara di atas kurang ampuh, Anda dapat berkonsultasi kepada dokter kulit. Dokter akan mengevaluasi masalah kulit Anda, dan akan melakukan prosedur pilihan untuk menghilangkan bekas jerawat, sesuai dengan masalah kulit Anda, di antaranya adalah chemical peeling, mikrodermabrasi, sampai terapi laser.

Demikian informasi seputar cara menghilangkan jerawat ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar