Sukses

Haid Tidak Lancar

09 Jul 2018, 08:43 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok saya inginr bertanya , saya kan siklus haidnya kurang lancar.. dan saya memang memiliki kumis tipis dan bulu di badan saya lebih lebat , nah itu bukankan menandakan hormin saya tidak seimbang.. dan saya membaca artikel kalau nantinya akan susah punya anak , Saya juga telah test bahwa ukuran sel telur saya kecil2.. Saya belum pernah melakukam test hormon, kalau saya ingin melakukan test hormon apakah ada bisa pakai alat test kesuburan yamg di beki di apotik atau harus ke dokter langsung? Terimakasih dok

Terima kasih telah bertanya menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Haid merupakan suatu periode terjadinya perubahan dalam organ reproduksi wanita. Setiap bulannya, kandung telur melepaskan satu telurnya. Bersamaan dengan itu, dinding rahim ikut menebal guna mempersiapkan tempat untuk penempelan sel telur yang telah dibuahi oleh sperma.

Kemudian, bila tidak ada pembuahan, lapisan rahim yang menebal tadi akan luruh melalui vagina dalam bentuk darah dan sel-sel yang rusak. Inilah yang dinamakan haid atau menstruasi.

Umumnya, sebuah siklus haid berjarak 21–35 hari dari bulan ke bulan dan berlangsung selama 2–8 hari. Pada beberapa bulan saat pertama kali haid, jarak antara siklus dapat memanjang atau bahkan memendek. Hal ini merupakan proses adaptasi tubuh yang tergolong normal.

Seiring pertambahan usia, siklus haid akan menetap dan lebih teratur. Namun mendekati masa menopause, siklus haid akan kembali tidak teratur akibat adanya perubahan hormon.

Saat pertama kali haid dan menjelang masa menopause, haid tidak teratur merupakan kejadian yang normal. Namun pada beberapa kasus, kondisi itu terjadi berulang dan berlangsung di luar periode tersebut.

Beberapa kondisi yang menjadi ciri haid tidak teratur, yakni:

1. Terjadi perdarahan di luar siklus haid

2. Jumlah darah lebih banyak, dan perlu mengganti pembalut tiap 1–2 jam atau harus mengenakan pembalut ganda

3. Lama haid lebih dari 7 hari

4. Haid terjadi lebih dari 1 kali dalam sebulan

5. Tidak haid dalam kurun waktu >90 hari

Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

1. Menyusui

Proses menyusui pada 6 bulan pertama atau ASI eksklusif dapat menghambat produksi hormon pencetus haid.

2. Pemakaian KB hormonal

KB hormonal dapat memengaruhi siklus haid, sehingga haid menjadi tidak teratur.

3. Olahraga berat dan kelainan pola makan

Perubahan berat badan yang terlalu drastis, baik peningkatan maupun penurunan, dapat mengacaukan siklus haid seorang wanita.

4. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)

Ini adalah kondisi dimana terjadi pembentukan kista berisi cairan di kandung telur, yang memengaruhi kerja hormon pengatur haid. Baca juga: PCOS

5. Gangguan hormon atau organ reproduksi

Rendahnya produksi hormon tiroid (hipotiroid), kelainan organ reproduksi seperti infeksi rongga panggul, abortus yang tidak diketahui atau sejenisnya dapat menyebabkan haid tidak teratur.

Untuk membedakan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter. Bila seorang wanita tidak sedang menyusui atau menggunakan KB hormonal, haid tidak teratur ini perlu ditelusuri lebih lanjut dengan pemeriksaan penunjang seperti USG.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai haid tidak teratur. Semoga bermanfaat untuk Anda.

    0 Komentar

    Belum ada komentar