Sukses

Cara Mengatasi Demam Anak

08 Jul 2018, 22:21 WIB
Pria, 38 tahun.

slmat siang dok..saya mau tanya,anak saya usia 9 bln,gmna cara nya nengatasi panas demam anak,apabila setelah dikasi minum obat tidak turun juga panas nya,obat nya paracetamol atau sanmol...tolong kasi masukan dok tentang obat oenurun panas dok,yg bagus....maksi dok...salam

Terima kasih telah menggunakan layanan tanya dokter klikdokter.

Demam pada anak disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya adalah kekurangan cairan (dehidrasi), kurang istirahat atau metabolisme tubuh menjadi meningkat, dan infeksi. Pada anak karena sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang, seringkali terkena infeksi dan mengalami demam. Infeksi sendiri dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti viral, bacterial, dan lainnya.

Pada infeksi viral, diharapkan tubuh dapat menghasilkan antibodi tertentu sesuai dengan infeksinya dan sembuh sendiri. Beberapa infeksi yang sering di Indonesia adalah Demam berdarah dan Demam thypoid, dimana kedua penyakit ini baru bermanifestasi setelah beberapa hari. Pada kasus anak Anda, perlu diketahui sejak kapan anak mengalami demam? apakah demam tiba-tiba tinggi atau meningkat perlahan? apakah disertai gejala lain seperti batuk, pilek, diare atau gejala lain?

Mengatasi demam dapat dengan cara :

istirahatkan anakberikan anak minum yg banyakkompres dahi, leher, dada, ketiak anak dengan air hangat untuk menurunkan demampakaikan anak baju yang tipisberikan obat penurun demam (parasetamol) 6x/hari sesuai dosis untuk membantu menurunkan demam (suhu > 37,5 derajat C)

Yang perlu diwaspadai apabila terjadi demam pada anak adalah kemungkinan timbulnya kejang. Kejang Demam dapat terjadi pada mereka yang memiliki genetik atau keturunan kejang ketika kecil dan suhu demam yang terlampau tinggi. Hal ini dapat dicegah dengan hal-hal yang kami sebutkan di atas. Apabila dengan cara diatas demam anak anda masih berlangsung (dalam 2-3 hari), berkonsultasilah ke dokter. Jika demam sudah terjadi lebih dari 3 hari maka perlu ditelusuri lebih lanjut penyebabnya.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar