Sukses

Cairan Sperma Encer Dan Sedikit

08 Jul 2018, 17:42 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dok saya Udah Nika 4tahun,saya mau punya momongan tp keluarga na saya ada penyakit osteogenesis imperfecta(tulang rapuh), dan suami saya air sperma na sedikit Dan enter karna Mr. P nya bengkok ke bawa, Jadi Gmn solusi na dok??

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokterKami memahami kekhawatiran Anda. 

Keluhan Anda adalah cairan sperma encer dan sperma sedikit.

Sebenarya, kualitas sperma tidak hanya dilihat dari jumlah sperma, namun perlu dilakukan analisis mendalam untuk dicari jumlah sel spermatozoa, dan kecepatan pergerakannya.

Berapakah ukuran yang Anda maksud dengan sperma sedikit? Jika Anda merasa sperma Anda hanya beberapa tetes, dari segi jumlah, cairan sperma ini termasuk sedikit. Salah satu hal yang mengganggu jumlah cairan sperma adalah frekuensi mengeluarkan sperma, jika Anda sering mengeluarkan sperma, maka jumlah sperma relatif lebih sedikit.

Gangguan pada jumlah sperma dan kualitas sperma dapat terjadi akibat:

1. Kelelahan2. Tidur yang kurang3. Kegemukan4. Kebiasaan merokok dan minum minuman keras5. Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi6. Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)7. Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis8. Ketidakseimbangan hormon testosteron9. Varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)10. Infeksi saluran reproduksi11. Kelainan kromosom

Namun, untuk mengetahui kondisi sperma tidak dapat hanya ditentukan dari kondisi cairan sperma, perlu dilakukan pemeriksaan sperma untuk mengetahui jumlah dan kesehatannya.

Parameter pengukuran sperma atau lebih dikenal dengan analisis sperma ditentukan berdasarkan jumlah, motilitas atau pergerakan, morfologi atau bentuk sel sperma, volume, kadar fruktosa, dan pH.

Jumlah sperma yang normal berkisar 20 juta sperma/ml. Pergerakan sperma yang baik minimal 60% dari jumlah keseluruhan. Morfologi atau bentuk sel sperma yang normal minimal 30% dari keseluruhan. Volume semen yang dikategorikan normal minimal 2 ml. Kadar fruktosa di dalam semen minimal 3 mg/ml dengan pH 7,2 - 7,8. Yang terakhir adalah likuofaksi atau proses denaturasi atau pemecahan protein dan mengakibatkan semen menjadi cair, kondisi ini sebaiknya berlangsung kurang dari 20 menit. Apabila lebih dari 30 menit maka mengindikasikan adanya infeksi.

Berdasarkan keterangan di atas memang analisis kualitas dan kuantitas sperma tidak melibatkan kekentalan atau keenceran sperma. Jadi yang perlu diperhatikan adalah kualitas dan kuantitas dari sel sperma dan bukan kekentalan dari cairan sperma Anda.

Jika Anda masih khawatir, sebaikny Anda melakukan pemeriksaan kualitas dan kuantitas sperma Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat. Salam sehat,Tim Redaksi KlikDokter 

    0 Komentar

    Belum ada komentar