Sukses

Hamil 8 Bulan, Keluar Cairan Dari Vagina

08 Jul 2018, 17:32 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dokk saya sedang hamil 8 bln pas. Td sore sekitar jm 4tan kluar air dr v mis v sya. Kya air kñcing tp ga brbau . Cairan itu trus kluar ñympe skrn. Itu gmn ya dok. Sya mau ke bidan tp ttup

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah istri Anda mengalami pengeluaran cairan secara terus menerus? Terdapat dua kemungkinan cairan yang keluar dari vagina saat kehamilan, yaitu urin atau cairan ketuban. 

Untuk membedakan kedua cairan tersebut, ingat seberapa sering dan kapan terjadinya. Jika hanya pada saat tertentu seperti saat batuk, bersin atau tertawa terbahak-bahak, maka cairan yang keluar lebih mungkin berupa urin. Kenapa dapat terjadi? Hal ini dapat disebabkan karena tekanan dari rahim(uterus) yang membesar menekan kandung kemih  (vesika urinaria ). Untuk mengatasi ini, istri Anda dapat melatih otot di sekitar vagina dengan cara latihan kegel. Namun, jangan kurangi asupan cairan dengan maksud menghindari hal ini.

 Sementara pecah selaput ketuban umumnya dirasakan sebagai rembesan air yang turun ke kaki ketika ibu berdiri. Cairan mengalir mendadak namun tidak terlalu deras, tanpa keluhan nyeri (mulas, nyeri perut) disertai bau yang khas. Namun ada kalanya hanya terjadi kebocoran pada kantung ketuban, dimana cairan ketuban akan merembes sedikit demi sedikit hingga cairan ini makin berkurang dalam rahim. 

Cairan ketuban umumnya bening dan encer, terkadang berwarna kuning kehijauan (apabila terinfeksi) dan dapat disertai darah. Terdapat dua macam tes yang dapat dilakukan oleh dokter untuk membedakan antara cairan ketuban dengan air seni atau cairan vagina (keputihan), yaitu dengan tes nitrazin (berdasarkan pH cairan ketuban yang bersifat basa), dan tes ferning (melalui pemeriksaan mikroskop). 

Sulit untuk menentukan apakah cairan yang keluar benar cairan ketuban atau tidak hanya berdasarkan keterangan yang Anda berikan. Akan tetapi kemungkinan itu memang ada. Idealnya perlu dilakukan penilaian langsung oleh dokter yang kompeten untuk memastikan asal cairan tersebut. Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan istri Anda ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk tatalaksana yang optimal. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.Salam,Tim Redaksi KlikDokter 

    0 Komentar

    Belum ada komentar