Sukses

Penyebab Haid Jarang dan Sekali Banyak

08 Jul 2018, 08:15 WIB
Pria, 16 tahun.

dok saya mau tanya, haid saya tidak teratur, bahkan bisa 3 bulan sekali. tapi sekalinya saya haid bisa hingga 2 minggu\

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari. Tidak semua wanita mengalami siklus menstruasi yang teratur setiap bulannya. Kelainan pada siklus menstruasi dapat berupa polimenorea, oligomenorea ataupun amenorea.

Yang Anda alami tergolong oligomenorea. Melihat usia Anda yang tergolong remaja, hal ini wajar terjadi, karena hormon-hormon kewanitaan baru mulai bekerja dan membutuh waktu untuk mencapai kondisi stabil yang nampak sebagai pola haid yang teratur. Bila pola haid yang tidak teratur ini berlangsung terus-menerus, kemungkinan memang ada hal yang mendasari.

Oligomenorea merupakan suatu keadaan dimana siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari, sedangkan jumlah perdarahan tetap sama. Wanita yang mengalami oligomenorea akan mengalami menstruasi yang lebih jarang daripada biasanya. Namun, jika berhentinya siklus menstruasi ini berlangsung selama lebih dari 3 bulan, maka kondisi tersebut dikenal sebagai amenorea (tidak haid) sekunder. Selengkapnya di sini: Penyebab Tidak Haid Berbulan-bulan.

Oligomenorea sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. 

Disamping itu, oligomenorea dapat juga terjadi pada:

  • Gangguan indung telur, misal : Sindrome Polikistik Ovarium (PCOS)
  • Stress dan depresi
  • Sakit kronik
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Penurunan berat badan berlebihan
  • Olahraga berlebihan, misal atlit
  • Adanya tumor yang melepaskan estrogen
  • Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • dsb

Umumnya oligomenorea tidak menyebabkan masalah, namun pada beberapa kasus oligomenorea dapat menyebabkan gangguan kesuburan. Pada kasus Anda, hal ini sering terjadi, oleh karena itu sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter kebidanan dan kandungan.

Baca juga: 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar