Sukses

Perlukah Gigi Berpolip Dicabut?

07 Jul 2018, 21:57 WIB
Wanita, 19 tahun.

Assalamualaikum,saya ingin bertanya dok gigi geraham kiri saya ini kan bolong dan ada daging didalamnya(polip) pada saat saya priksa ke rumah sakit saya dikasih asamfenamat dan amoxilin dan disuruh kembali setelah 3 hari. setelah saya kembali, gigi saya di priksa lagi dan katanya harus di cabut, apakah itu merupakan penanganan yg benar? dan yg di cabut malah gigi kanan saya, memang gigi kanan dan kiri saya bolong tapi yg kanan itu tidak mengganggu dan malah itu yg di cabut, yg kiri katanya mau dicabut minggu depan tapi saya jadi ragu Apakah itu merupakan penanganan yg tepat dok? saya berusia 19th terimakasih

Terima kasih sudah bertanya dengan menggunakan fitur Tanya Dokter.

Pulpa polip umumnya lebih sering terjadi pada gigi susu, namun dapat terjadi juga pada gigi tetap orang dewasa. Pada gigi yang normal, ruang pulpa yang berisi pembuluh darah, syaraf, dan sel-sel lain ditutupi oleh jaringan keras gigi yaitu email dan dentin. Bila terjadi lubang gigi yang mencapai pulpa, rongga pulpa ini terhubung langsung dengan rongga mulut, akibatnya dapat terjadi infeksi dan peradangan. Polip tersebut adalah reaksi pulpa secara berlebihan terhadap peradangan. Karena pulpa gigi masih vital, maka dapat berdarah dengan sentuhan ringan atau saat menyikat gigi, juga  dapat membuat bau nafas kurang sedap karena proses pembusukan gigi tersebut.

Pada pulpa polip tidak semua gigi yang terdapat pulpa polip harus dicabut, dokter gigi akan terlebih dahulu akan memeriksa, apabila tidak perlu dicabut maka gigi tersebut masih dapat diselamatkan dengan perawatan saluran akar, dimana polip diangkat dan saluran akar dibersihkan lalu diisi dengan bahan pengisi saluran akar, lalu lubang gigi ditutup dengan restorasi. Pencabutan gigi tersebut adalah pilihan yang paling akhir, bila tindakan lain sudah tidak dapat dilakukan.

Informasi yang saya berikan ini adalah hanya berupa penjelasan saja, namun pada akhirnya dokter gigi andalah yang mengerti kondisi gigi anda secara klinis karena melakukan pemeriksaan secara langsung.

Demikian informasi yang dapat saya berikan. Semoga Bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar