Sukses

Sering Cemas
03 Jul 2018, 10:43 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok saya sudah br 5 thn ini sadar bahwa saya mengalami perubahan mental . Dimana saya sangat merasakan kecemasan yg berlebihan dari hal2 sepele , dan juga saya sulit berkomunikasi dgn orang orang baru . Saya merasa tertekan dan takut , jd saya sangat sulit apabila saya memasuki pekerjaan saya yang baru di karenakan saya takut dan cemas berlebihan serta merasa tertekan apabila bertemu hal2 baru , dan saya juga suka menyendiri . Kemudian saya juga mudah sekali marah emosi saya memuncak utk hal2 yg sebenarnya di anggap wajar , dan tidak bisa saya kontrol , tetapi apabila sudah reda baru saya bisa sadar . Apakah ini termasuk gangguan mental ?

Terimakasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk bertanya tentang cemas berlebihan. 

Kami turut prihatin akan kondisi Anda.

Dari yang Anda jabarkan sepertinya mengalami gangguan cemas berlebihan yang sangat berdampak pada kondisi fisik dan kejiwaan Anda.

Cemas/kecemasan adalah perasaan gelisah, khawatir atau takut. Kecemasan dalam kadar tertentu (sedikit) dapat membantu, misalnya ketika Anda cemas sebelum ujian, hal itu akan membuat Anda lebih waspada/siaga sehingga performa akan lebih baik. Tetapi kecemasan yang terlalu banyak akan membuat Anda lelah dan sulit berkonsentrasi.

Kecemasan memiliki gejala psikologis dan fisik. Gejala psikologis termasuk:

Hampir selalu merasa khawatir atau gelisahSulit tertidur sehingga merasa lelahSulit berkonsentrasiMenjadi mudah marahMenjadi sangat waspada/siagaMerasa di ujung tanduk/tidak bisa rileksSeringkali membutuhkan penghiburan dari orang lain Merasa sedihKetika Anda cemas, tubuh akan mengeluarkan hormon stress seperti adrenalin dan kortisol. Hormon-hormon ini menimbulkan gejala fisik kecemasan, seperti peningkatan laju jantung dan berkeringat. Gejala lain yaitu:

Jantung berdebar-debar dan menyentakBernafas lebih cepatIrama jantung tidak teraturMerasa sakitNyeri dadaSakit kepalaBerkeringat berlebihanKehilangan nafsu makanRasa melayang seperti mau pingsanSering merasa ingin BAKRasa seperti ada yang menggelitik di dalam perutKetegangan otot-ototApabila gejala-gejala kecemasan ini sudah dialami dalam jangka waktu yang panjang (>2 bulan), kemungkinan besar Anda mengalami gangguan cemas.

Selengkapnya dapat Anda baca di sini: Apakah Saya Mengalami Gangguan Cemas?.

Gangguan cemas dapat diatasi dengan maupun tanpa obat-obatan. Penggunaan obat-obatan harus atas indikasi dokter yang menangani.

Bila kondisi ini sangat mengganggu kualitas hidup Anda, kami sarankan Anda mengunjungi psikiater atau psikolog untuk konsultasi lebih lanjut. Dokter akan membantu Anda dengan mendengarkan keluhan Anda dan membantu Anda mencari penyelesaian untuk masalah Anda. Anda juga dapat mencoba beberapa tips berikut untuk mengurangi kecemasan yang dialami:

Cobalah untuk menarik napas dalam dan perlahan-lahan saat seranganIngatkan diri Anda bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahayaCobalah untuk membiasakan diri menghadapi hal-hal yang menjadi sumber ketakutan Anda, hingga Anda dapat mengontrol perasaan takut tersebutCarilah hobi yang mampu membuat Anda melupakan kecemasanTerkait dengan infeksi HIV, berikut beberapa artikel yang dapat melengkapi informasi Anda:

Waktu Yang Tepat Untuk Tes HIV Setelah Berhubungan SeksualBila Hasil Tes HIV NegatifCara Penularan Infeksi HIVDemikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar