Sukses

Bejolan Pada Penis
02 Jul 2018, 20:35 WIB
Pria, 28 tahun.

Halo dokter, saya mau tanya. Saya mempunyai luka kecil dikepala penis akibat berhubungan dengan istri karena terkena benang IUD . Setelah 1 bulan gak berhubungan luka mengering lalu nggak sengaja terkelupas kena gesekan jeans . Lalu luka itu kembali sakit dan mengeluarkan cairan kuning bening dan luka menjadi semakin banyak muncul beberapa tempat di sebelahnya .yg saya tanyakan kenapa Di kepala penis jadi muncul benjolan seperti jerawat dan keras . Dileher kepala penis juga beruntusan dan gatal2 .. Saya khawatir dengan ini dok, apakah ini efek luka tadi atau penyakit lain. Obat apa yg harus saya konsumsi ya,? .. Saat ini saya minum obat amoxilin dan asam mefenamat . Untuk salepnya saya pakai scabimite(takutnya terkena scabis).Terimkasih

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya tentang benjolan di kemaluan melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Berdasarkan informasi yang Anda sampaikan, sumai Anda mengalami benjolan sebesar telur cicak di area kemaluannya. Beberapa hal yang masih perlu diketahui terkait keluhan tersebut adalah adakah rasa nyeri pada benjolan tersebut? adakah rasa terbakar atau panas pada benjolan dan area sekitar benjolan? apakah ada cairan bernanah yang keluar dari organ intim? Adakah riwayat berhubungan seksual?

Jika benjolan muncul di pangkal rambut kemaluan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri yang disebut sebagai folikulitis. Hal ini biasanya disebabkan karena kurangnya kebersihan pada area kemaluan. Terapinya adalah dengan mencukur rambut kemaluan secara berkala, menjaga daerah kemaluan tetap kering dan bersih, gunakan pakaian dalam yang berbahan katun (menyerap keringat). Hindari menggaruk saat gatal karena dapat memperparah rasa gatal dan menimbulkan luka/iritasi.

Beberapa penyakit lainnya yang menimbulkan kelainan menyerupai benjolan merah di kemaluan:

1. Kondiloma akuminataKutil pada kelamin, yang dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah kondiloma akuminata, merupakan suatu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV).

Virus ini dapat menyebabkan sebuah lesi saja, atau lesi yang besar menyerupai jengger ayam. Kutil dapat tertular melalui kontak langsung dengan kulit orang yang terinfeksi. Pada wanita, HPV meningkatkan risiko terjadinya kanker serviks atau kanker mulut rahim.

2. Sifilis

Sifilis, atau penyakit raja singa, merupakan salah satu penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Penyebab penyakit Sifilis adalah bakteri Treponema pallidum. Infeksi ini dapat menyebabkan berbagai keluhan pada tubuh manusia. Dari sekedar muncul bercak kemerahan di kelamin, kemudian munculnya luka-luka kecil, demam, sakit kepala dan diikuti gejala infeksi umum lainnya.Salah satu keluhan yang dapat dialami pasien adalah adanya luka pada penis, berupa ulkus (luka kecil). Ulkus penis ini biasanya tidak nyeri. Pada tahap lebih lanjut, sifilis dapat menyebabkan keluhan pada bagian kulit yang lain.

3. Herpes Simpleks

Infeksi Herpes Simpleks Virus tipe 2 adalah infeksi virus yang umumnya dapat terlihat pada kemaluan seseorang, dan ditularkan melalui hubungan intim atau seksual. Namun bisa juga ditemukan pada bagian kulit lain. Gejala yang dapat muncul adalah adanya lesi kemerahan pada kulit, terutama tempat virus tersebut masuk. Pasien akan mengeluhkan adanya benjolan pada penis yang sakit atau adanya gelembung berisi cairan.

4. Moluskum Kontagiosum

Moluskum kontagiosum merupakan penyakit yang disbabkan oleh poxvirus. Penyakit ini menyebabkan gejala terbentuknya papul yang cukup banyak. Papul merupakan benjolan yang berbatas tegas dan sewarna dengan kulit. Salah satu ciri khas dari penyakit moluskum kontagiosum adalah adanya lekukan pada benjolan moluskum. Benjolan ini dapat mengeluarkan bahan seperti nasi jika ditekan.

Sulit bagi kami mendiagnosis penyakit dengan informasi yang sangat terbatas dan tanpa melakukan pemeriksaan fisik secara langsung mengingat penyakit kulit haruslah ditegakkan diagnosisnya berdasarkan pemeriksaan langsung. Sebaiknya Anda memeriksaan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk diagnosis dan terapi lebih lanjut.

Demikian informasi tentang benjolan di kemaluan yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar