Sukses

Sakit Kepala Berdenyut

02 Jul 2018, 09:49 WIB
Pria, 19 tahun.

dok saya rama rully ingin menanyakan saya terkena penyakit apa ? gejalanya berupa kaki terasa dingin , kepala pusing dan berdenyut sehingga saya susah tidur , tangan kiri sampai tangan kanan saya itu terasa panas seperti terbakar , setiap saya ingin tidur saya merasakan kepala saya berdenyut" dan tangan kiri sampai tangan kanan terasa terbakar. kira kira saya terkena penyakit apa ya dok ? mohon di jawab secepatnya ya dok

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Sakit kepala yang Anda alami merupakan ciri khas migrain, di mana sakit kepala dirasakan berdenyut. Ini bisa terjadi di satu sisi maupun kedua sisi kepala.

Gejala lain pada migrain ialah mual, muntah dan sangat sensitif terhadap cahaya dan suara. Gejala diperburuk dengan aktivitas fisik biasa. Serangan migrain dapat menyebabkan nyeri yang sangat mengganggu selama berjam-jam bahkan harian hingga menyebabkan gangguan aktivitas pada penderitanya. 

Pemicunya antara lain:

  • Makanan. Keju, makanan yang asin dan makanan siap saji dapat memicu migrain. Tidak makan (skipping meals) atau puasa juga dapat memicu serangan.
  • Zat tambahan dalam makanan. Pemanis aspartam dan pengawet monosodium glutamat (MSG), yang ada di banyak makanan, dapat memicu serangan.
  • Minuman. Alkohol, wine, dan minuman berkafein tinggi juga dapat memicu serangan.
  • Stress. Stress baik di tempat kerja maupun di rumah dapat memicu migrain
  • Rangsangan sensorik. Cahaya terang dan sinar matahari serta suara yang keras dapat memicu migrain. Bau-bauan yang kuat, seperti parfum, thinner, asap rokok juga dapat memicu serangan pada sebagian orang.
  • Faktor fisik. Exercise yang intens maupun aktivitas seksual dapat memicu migrain.
  • Perubahan lingkungan. Perubahan cuaca dan tekanan udara dapat memicu migrain.
  • Obat-obatan. Pil KB dan vasodilator (obat untuk melebarkan pembuluh darah), seperti nitrogliserin, dapat memperburuk migrain.

Migrain dapat sering kambuh apabila faktor pemicu tidak dihindari. Namun, gejalanya dapat dikontrol. Obat-obatan yang umum digunakan, ada yang bersifat antinyeri dan ada yang bersifat mencegah (untuk mengurangi keparahan dan frekuensi migrain).

Selain obat-obatan terdapat terapi alternatif yang dapat mengurangi migrain, seperti akupunktur, pijat (massage therapy), dan psikoterapi (bagaimana perilaku dan pikiran mempengaruhi persepsi Anda terhadap nyeri). Suplemen seperti Vitamin B2, Coenzyme Q10, dan Magnesium dapat mencegah frekuensi migrain.

Bila migrain Anda berlangsung sering dan dalam waktu lama, sebaiknya konsultasikan kepada dokter Anda. Ada baiknya dikonsultasikan juga dengan dokter spesialis saraf. Kemungkinan Anda memerlukan pemeriksaan lanjutan seperti CT scan kepala untuk memastikan penyebab migrain. Selain itu, diskusikan juga pengobatan yang terbaik untuk Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar