Sukses

Mencapai Berat Badan dan Tinggi Badan Ideal
02 Jul 2018, 09:32 WIB
Wanita, 17 tahun.

Assalamualaikum wr wb bu/pa dokter. saya mau nnya ,bagaimana cara agar berat badan ideal dan tinggi ideal di usia 17thn ini.apa mkanan /minum vitamin yg buat naikin berat badan atau gmna? mohon dibantu& ksh saran iya bu/pa dokter.

Terimakasih telah bertanya tentang berat badan ideal melalui fitur Tanya Dokter.

Untuk menurunkan berat badan perlu diperhatikan beberapa hal, yaitu pola makan, pola istirahat dan pola olah raga Anda. Bagaimana dengan pola makan/istirahat/olah raga Anda selama ini?

Terdapat 2 metode yang dapat digunakan untuk mengetahui berat badan ideal, yaitu;

Metode konvensional.BBI = (TB - 100) - (TB - 100) x 10% atauBBI = (TB - 100) x 90%

Jadi untuk kodisi Anda, BBI= (148-100) - (148-100 x 10%) = 43.2

Anda tidak perlu khawatir  jika berat badan Anda tidak masuk hitungan ideal, karena terdapat range berat badan normal yang dimiliki setiap individu, yaitu  plus/minus 10% berat idealnya. Untuk perhitungan Anda rangenya adalah 38.9 kg hingga 47.5 kg.

2. Berdasarkan BMI

BMI = (BB) / [(TB) x (TB)]

Misalnya: BB = 38 kg dan TB = 148 cm, maka

BMI = (38) / [(1.48) x (1.48)] = 17.35

Nilai BMI Anda tergolong pada kurang, dimana patokannya adalah:

BMI < 18.5 = berat badan kurang (underweight)

BMI 18.5 - 24 = normal

BMI 25 - 29 = kelebihan berat badan (overweight)

BMI >30 = obesitas

Pada dasarnya, yang menyebabkan berat badan seseorang tidak bertambah adalah karena asupan energi yang lebih rendah dari kebutuhan sebenarnya, sehingga energi cadangan Anda dalam bentuk lemak akan digunakan. Penyebab lain adalah karena metabolisme tubuh yang cepat (biasanya merupakan faktor keturunan).  Selain itu, seseorang yang termasuk dalam kategori kurus dapat disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti hipertiroid atau tuberkulosis. 

Faktor genetik atau keturunan disebutkan memberikan pengaruh terhadap metabolisme tubuh seseorang, dan secara tidak langsung mempengaruhi berat badan. Gen berperan dalam memberikan instruksi kepada tubuh untuk merespon perubahan dari sekitarnya. Namun faktor tersebut tidak berdiri sendiri dalam mempengaruhi berat badan seseorang, dan dipengaruhi oleh faktor lain seperti asupan gizi (nutrisi), aktivitas fisik, dan sebagainya. 

Kami akan menjawab pertanyaan Anda dengan menggambarkan beberapa cara sehat untuk menaikkan berat badan, yaitu :

  • Makan secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang, dengan porsi lebih banyak dari biasanya. Serta ditambah 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal. Perkiraan jumlah yang disarankan adalah karbohidrat 50% per hari, protein 20% sehari, dan lemak 30% sehari. Meningkatkan asupan protein dan karbohidrat sangat baik untuk meningkatkan berat badan. Makan lebih banyak protein dan karbohidrat seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu. 
  • Berolahraga secara teratur. Beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Jenis olah raga pun tidak perlu yang sulit atau terlalu berat. Berjalan kaki selama 30 menit secara teratur sudah cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh.
  • Memperbanyak minum air putih, dapat memperbaiki metabolisme tubuh serta melancarkan pencernaan. Minum setidaknya 1.5-2 liter air mineral sehari.Saat minum susu, pilihlah susu full cream (whole milk) agar diperoleh nutrisi lebih.
  • Selain itu, cobalah untuk memperhatikan label makanan yang dikonsumsi, untuk mengetahui jumlah kalori dan kandungan nutrisi pada produk makanan tersebut. 

Faktor - faktor yang dapat mempengaruhi tinggi badan seseorang disertai tips untuk memperoleh tubuh ideal antara lain:

1. Genetik

Gen yang mempengaruhi tinggi rendah badan seseorang dinamakan HMGA2. Perubahan sebuah "huruf" dasar di kode genetik HMGA2 yakni sebuah C (disingkat dengan Cytosine) akan mempengaruhi tinggi badan seseorang. Seseorang yang hanya mendapatkan C dari salah satu orang tuanya akan lebih tinggi setengah sentimeter dari yang hanya memiliki T (disingkat dari Thymin). Begitu pula, bila seseorang memiliki C ganda akan membuat mereka lebih tinggi satu sentimeter dari yang memiliki T ganda. Masih ada lagi gen-gen yang berkaitan dengan tinggi badan. HMGA2 hanya menjelaskan 0,3 persen dari keberagaman tinggi manusia.

Adapun rumus untuk memperkirakan tinggi anak berdasarkan tinggi orangtuanya adalah :

  • Anak laki-laki= (Tinggi Ibu + Tinggi Ayah + 13) (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm
  • Anak perempuan = (Tinggi Ibu + Tinggi Ayah - 13) (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm

Rumus tersebut tidak mutlak dan merupakan perkiraan, umumnya saat mencapai dewasa kebanyakan anak dapat mencapai sekitar 10 cm dari estimasi tersebut. Hasilnya tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti asupan gizi dan nutrisi, serta aktivitas fisik.

2. Nutrisi

Tinggi badan menunjukkan kualitas gizi orang tersebut saat masa kanak-kanak dulu. Jika kualitas gizi orang itu kurang pada masa kanak-kanak dulu, orang tersebut cenderung pendek pada masa dewasanya, dan sebaliknya. Untuk menunjang pertumbuhan yang optimal di butuhkan vitamin untuk kekuatan tulang yaitu vitamin D, kalsium, dan phospor. Semua vitamin tersebut terangkum dalam makanan yg mengandung protein. baik itu protein hewan atau nabati, serta unsur sayuran hijau. contoh protein hewani yaitu: daging, ayam atau ikan, kerang, cumi, seafood lainnya, serta putih telur. contoh protein nabati yaitu: tahu tempe dan kacang2an kering lainnya seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang polong dan sebagainya. Tidak diperlukan suplemen dalam hal ini apabila kebutuhan nutrisi Anda sudah cukup.

3. Olahraga

Dianjurkan untuk melakukan olah raga yang memberikan beban pada tulang panjang kaki, misalnya atletik, lari santai, lompat tali (skipping), basket, badminton, renang dan olahraga lain yang sejenis. Dengan cara tersebut, tulang dirangsang tumbuh sedikit lagi karena hentakan berat badan. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar