Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Sifilis dan Herpes Genital - #251065
01 Jul 2018, 13:59 WIB
Pria, 18 tahun.

Dok , alat kelamin saya dibagian bawah belakang kan kemaren ada benjolan kecil, terus gatel waktu saya liat kek muncul jerawat gitu waktu pas tak teken keluar kek butiran nasi gitu dok , terus bekas lubang dan gak balik nutup tetep kek lubang gitu dok ,gak sakit tapi .. Itu kenapa ya dok? Dan saya kemaren gak sengaja ngelakuin sex dan sebelumnya pcr saya kena sipilis .. Apakah saya tertular dok? Dan saya harus gimana? Bisa diatasi sendiri gak dok soalnya saya bingung mau periksa. Makasih dok

Terima kasih telah bertanya seputar sifilis dan herpes genital menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Bagaimana dengan keluhan Anda sekarang? Kami akan menjelaskan sekilas mengenai sifilis. Sifilis merupakan penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Sifilis ditularkan melalui kontak seksual dengan lesi terinfeksi, dari ibu ke anak dalam rahim, melalui transfusi darah, dan sangat jarang sekali melalui luka di kulit yang terkena dengan luka sifilis.

Sifilis dibagi menjadi sifilis primer, sekunder dan latent. Sifilis primer terjadi 3 minggu setelah kontak dengan penderita.

Gejala yang muncul adalah luka pada kelamin disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Luka yang muncul biasanya satu luka dapat besar atau kecil. Sifilis sekunder terjadi 2 - 10 minggu setelah luka pada kelamin dan dapat melebar 3 - 4 bulan setelah infeksi. Luka pada sifilis sekunder ini menyebar ke seluruh tubuh dimana bentuk luka tersebut adalah merah-merah terkadang disertai perasaan mual, nyeri dan lemas.

Bentuk sifilis ini dapat menyebar ke otak dan menyebabkan kematian. Bentuk latent dapat timbul setelah 25 tahun terinfeksi, gejala yang dapat muncul dapat berentuk sifilis jenis primer ataupun sekunder yang dapat menginfeksi otak dan menyebabkan kematian.

Pada umumnya di laboratorium terdapat 2 macam pemeriksaan untuk sifilis (pemeriksaan antibodi):

  1. Untuk skrining: VDRL (Venereal Disease Research Laboratories) dan RPR (Rapid Plasma Reagin)
  2. Untuk diagnosis: FTA-ABS (Fluorescent Treponemal Antibody Absorption test) dan TP-PA(Treponema pallidum Particle agglutination assay)

Sementara mengenai herpes genital. Virus herpes memiliki masa inkubasi 3-5 hari, setelah itu pada daerah kemaluan akan timbul gerombolan vesikel, di atas kulit kemerahan dan dirasakan nyeri, bila pecah meninggalkan bekas. Sering disertai pembesaran kelenjar yang nyeri. Penyakit sembuh dalam 2-3 minggu. Penyakit ini tidak mengancam nyawa pada orang dewasa namun sering kumat, timbul pada tempat yang sama dan biasanya lebih ringan dari gejala infeksi pertama. Penularannya hampir selalu terjadi melalui hubungan seksual. Penyakit ini disebut dengan Herpes Simpleks.

Herpes simpleks adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus herpes simpleks tipe I atau tipe II yang ditandai oleh adanya vesikel (gelembung) berkelompok di atas kulit yang sembab dan merah, mengenai alat kelamiin dan mukosa mulut. Sedangkan herpes zoster adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zooster (virus cacar) yang menyerang kulit dan mukosa. Penyakit herpes simpleks termasuk dalam kategori penyakit infeksi menular seksual karena ditularkan terutama melalui hubungan seksual.

Infeksi Herpes Simpleks Virus tipe 2 adalah infeksi virus yang umumnya dapat terlihat pada kemaluan seseorang, dan ditularkan melalui hubungan intim atau seksual.

Apakah herpes bisa diobati? Setelah infeksi primer, HSV akan menjadi laten (menetap) di sel saraf dan apabila kondisi Anda sedang drop atau kekebalan tubuh menurun, maka HSV dapat kambuh kembali. Dan hingga saat ini belum ada terapi yang dapat memberikan kesembuhan total terhadap infeksi virus herpes simpleks. Akan tetapi pemberian obat antivirus tertentu (seperti asiklovir, valasiklovir, famsiklovir) dapat membantu memendekkan durasi penyakit dan memperpanjang interval kekambuhan.

Yang terpenting adalah menjaga kekebalan tubuh dengan asupan nutrisi cukup, istirahat cukup, dan berolahraga secara teratur. Dan mengingat virus ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual, maka sebaiknya pasangan Anda juga menjalani pemeriksaan yang sama, karena keduanya harus diobati jika terbukti positif menderita HSV. Jika infeksi virus sudah tidak aktif tidak akan menukar ke orang lain, akan tetapi kami sarankan agar Anda setia melakukan hubungan seksual pada satu pasangan, menggunakan kondom lateks secara konsisten dan benar ketika berhubungan untuk mengurangi risiko penularan herpes, jika gejala herpes muncul kembali segera hentikan aktifitas seksual.

Bila Anda sudah pernah berhubungan intim, besar dan berganti-ganti pasangan,kemungkinan terkena penyakit sifilis atau herpes genital. Namun kami menyarankan agar Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mendapatkan pengobatan yang optimal atas keluhan Anda.

Berikut kami sertakan artikel untuk menambah informasi Anda :

  • Herpes Mulut
  • 3 Gejala dari Penyakit Menular Seksual
  • 11 Tanda Anda Tertular Penyakit Menular Seksual
  • Kondom Berkualitas Efektif Cegah PMS
  • Syphilis - Sifilis

Demikian informasi seputar sifilis dan herpes genital yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar