Sukses

Penyebab Sakit Menelan

01 Jul 2018, 08:09 WIB
Wanita, 22 tahun.

Selamat malam, Dok. Saya perempuan berusia 22 tahun. Dok, saya khawatir dengan kondisi tenggorokan saya seperti banyak bercak sariawan. Apakah ini radang tenggorokan atau amandel? Biasanya jika saya sedang radang, rasanya sangat sakit menelan dan tidak nafsu makan. Namun, kali ini sakitnya sedikit dan saya tetap makan seperti biasa. Jadi penyakit apa ini dok? Apakah berbahaya dan harus diperiksakan ?

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. 

Sakit menelan kerap terjadi akibat faringitis (radang pada faring/kerongkongan) atau tonsilitis (radang amandel), atau kombinasi dari keduanya. Pada kedua kondisi ini, rasa sakit dirasakan terutama pada saat menelan dan dapat sangat menganggu. Keluhan ini juga bisa disertai dengan keluhan batuk dan pilek.

Faringits dan tonsilitis bisa disebabkan oleh virus dan bakteri. Bila disebabkan oleh virus, keluhan akan menghilang sendirinya dalam waktu kurang lebih 1 minggu. Sedangkan bila disebabkan oleh bakteri, keluhan akan tetap ada selama bakteri tidak diatasi.

Infeksi yang terjadi akibat virus tidak membutuhkan penanganan yang spesifik. Umumnya, cukup minum air hangat, cukup tidur dan makan, serta mengkonsumsi suplemen/vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh akan mempercepat penyembuhan. Obat antiradang atau antinyeri golongan steroid (metilprednisolon) maupun OAINS (non-steroid) dapat digunakan untuk mengurangi keluhan sakit tenggorokan. 

Infeksi yang terjadi akibat bakteri membutuhkan penanganan spesifik, yaitu dengan antibiotik. Pemilihan jenis antibiotik ditentukan oleh dokter setelah melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik sebab bakteri penyebabnya bermacam-macam. Yang paling diantisipasi adalah apabila gejalanya mengarah kepada Strep throat, radang tenggorokan yang disebabkan bakteri Streptococcus Grup A.

Saran kami, periksakan terlebih dulu keluhan Anda ini ke dokter. Perlu dilihat apakah memang ada peradangan atau tidak. Dengan demikian baru dapat ditentukan apa penyebabnya dan apa pengobatan yang tepat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar