Sukses

Hipertiroid dalam Kehamilan

29 Jun 2018, 20:03 WIB
Wanita, 26 tahun.

Selamat malam dokter... saya ini hamil ke 2 usia kehamilan 12 minggu anak pertama usia 3.4 tahun.. saya penderita hipertiroid dan ini masih pengobatan... Keluhan yg saya alami sekarang adalah saya sering kontraksi dan sekali kontraksi lama 30 menitan... Prtanyaan sya apa efek hipertiroid bagi kehamilan dan janin saya dan apakah kontraksi yang saya alami ini normal...? Penyebabnya apa...? Dan cara mengatasinya bagaimana... Terimakasih dokter...

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Kelenjar Tiroid adalah kelanjar yang menghasilkan hormon tiroid, hormon yang dibutuhkan oleh hampir semua proses tubuh termasuk proses metabolisme, sehingga perubahan fungsinya (hipertiroid atau hipotiroid) akan berpengaruhatas berbagai peristiwa.

Hipertiroid adalah manifestasi klinis kelebihan hormon tiroid yang beredar dalam sirkulasi darah (tirotoksikosis) yang diakibatkan oleh kelenjar tiroid yang hiperaktif. Akibatnya menimbulkan gejala pada seluruh tubuh;

  • tidak tahan hawa panas,
  • Berat Badan turun
  • sering lapar, makan banyak
  • rasa lemah
  • menstruasi sedikit atau tidak ada sama sekali,
  • libido turun
  • berkeringat, kulit basah
  • rambut; rontok
  • jantung dan pembuluh darah; berdebar-debar, hipertensi
  • tulang; osteoporosis/keropos
  • saraf; tremorpsiskis; labil, iritabel

Propylthiouracil (PTU) dan metimazol telah banyak digunakan pada wanita hamil hipertiroid. Namun PTU mempunyai banyak kelebihan dibandingkan metimazol antara lain :

  • PTU dapat menghambat perubahan T4 menjadi T3 disamping menghambat sintesis hormon tiroid.
  • PTU lebih sedikit melewati plasenta dibandingkan metimazol karena PTU mempunyai ikatan protein yang kuat dan sukar larut dalam air.
  • Selain itu terdapat bukti bahwa metimazol dapat menimbulkan aplasia cutis pada bayi. Oleh karena itu, PTU merupakan obat pilihan pada pengobatan hipertiroid dalam kehamilan. 

Pemeriksaan kadar T4 serum hendaknya dilakukan setiap bulan untuk memantau perjalanan penyakit dan respons pengobatan. Pada trimester kedua dan ketiga, dosis PTU sebaiknya diturunkan serendah mungkin. Oleh karena itu dianjurkan untuk tetap meneruskan pemberian PTU karena diharapkan dapat memberikan perlindungan terhadap neonatus dari keadaan hipertiroid.

Untuk dapat melahirkan normal ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti keadaan janin, plasenta dan kondisi ibu. Keadaan setelah melahirkan sebaiknya juga tetap dikonsulkan dengan dokter yang menangani anda, mungkin akan ada perubahan dosis PTU. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar