Sukses

Darah Haid Bercampur Pasir Putih

28 Jun 2018, 19:34 WIB
Wanita, 27 tahun.

Dok. maaf saya mau tanya kenapa darah haid saya seperti bercampur pasir putih.. Saya sakit apa itu dok?

Terima kasih telah bertanya seputar Darah Haid Bercampur Pasir Putih menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. Untuk memastikan penyebab keluhan Anda dibutuhkan pemeriksaan langsung. 

Keluhan Anda alami adalah haid yang disertai pasir putih yang kami duga sebagai keputihan. Perlu Anda ketahui bahwa keputihan bisa saja merupakan bagian normal dari gejala wanita, jika demikian bagaimana keputihan yang tidak normal? Izinkan kami menjelaskan secara lengkap tentang keputihan.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Jika keputihan yang dialami oleh Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Selain itu lakukan beberapa tips di berikut ini untuk mencegah keputihan:

  1. Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  2. Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  3. Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  4. Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan
  5. Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya. Kami sarankan Anda untuk memeriksakan kondisi Anda langsung ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk penanganan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar