Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Keluar Darah Setelah Berhubungan Seks

28 Jun 2018, 17:20 WIB
Wanita, 22 tahun.

Ive had sex with my boyfriend for third times now. Yang ketiga ini dok, kami kurang foreplay, dan saat cowok sy mau orgasm kami menyadari ada darah, awalnya saya pikir itu darah sy namun, setelah kami cek, darah dari dia dok, ada seperti lecet begitu di kepala penis bagian bawahnya, pertanyaan saya, berbahayakah darah itu saat kami berhubungan? Dan setelah mungkin sejam kami selesai, vagina sy mengeluarkan cairan putih dan sedikit darah dok namun bukan darah kental, apakah itu darah yg disebabkan oleh lecetnya penis pacar sy? Atau karna pengebab lain? Bagaiman menyembuhkan lecet nya penis pacar sy dok? Adakah hal hal yg perlu sy khawatirkAn akan kejadian ini? Mohon jawAbannya dokter. Terimakasih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah bertanya tentang Keluar Darah Setelah Berhubungan Seks melalui fitur Tanya Dokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Kami memahami kondisi Anda. Bagaimana siklus haid Anda selama ini? Apakah keluhan keluar darah setelah berhubungan baru kali ini Anda alami? Apakah darah hanya keluar saat setelah berhubungan atau terus menerus hingga beberapa hari? Apakah ada keluhan lain yang dirasakan?

Bila keluhan darah keluar setelah berhubungan kemungkinan hal tersebut adalah post coital bleeding. Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Post Coital Bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet.

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.

Namun terdapat kemungkinan lain dari perdarahan yang istri Anda alami yang merupakan perdarahan yang terjadi akibat senggama atau disebut post coital bleeding. Kondisi ini sebaiknya juga ditanggapi dengan serius. Beberapa penyebabnya adalah :

Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pilPolip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinakInfeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahanKanker leher rahim Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahunMioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim

Jika keluhan tetap mengganggu, saran kami adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dapat dicari penyebabnya segera

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Keluar Darah Setelah Berhubungan Seks. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar