Sukses

Mengatasi Pembengkakan Jantung
28 Jun 2018, 14:45 WIB
Pria, 22 tahun.

Saya ingin bertanya terkait penanganan penyakit jantung. Bapak saya berumur 54 tahun, mengidap penyakit jantung. Pertama kali serangan pada tahun 2005, namun dia tidak melakukan kontrol rutin setelah serangan tersebut, hanya mengkonsumsi obat catopril 25mg dan ascardia 80mg. sekitar sebulan yang lalu beliau mengalami sesak nafas dan kondisi fisik yg menurun, lalu saya antar berobat ke dokter jantung. setelah itu dilakukan echo, hasilnya menurut dokter tersebut terjadi pembengkakan jantung, katupnya sudah bocor dan fungsi jantungnya hanya tinggal 30%. Dengan kondisi seperti itu, apakah ada tindakan medis yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi jantungnya? karna dari pihak dokter yang memeriksa hanya dianjurkan untuk minum obat, beliau berkata kalau operasi hanya akan percuma dilakukan karena kondisi jantung yang sudah lemah. Terima kasih, mohon jawabanya.

Terima kasih telah bertanya tentang Pembengkakan Jantung menggunakan Fitur Tanya Dokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Pembesaran jantung atau kardiomegali adalah suatu kelainan struktur anatomis jantung, dimana ukuran jantung lebih besar dari ukuran normal. Terdapat 4 ruang pada jantung, diantaranya ruang jantung bawah (ventrikel kiri, ventrikel kanan) dan ruang jantung atas (atrium kiri, atrium kanan).

Terdapat 2 jenis kardiomegali, yaitu kardiomegali karena otot-otot jantung yang membesar/menebal (kardiomegali hipertrofi) dan kardiomegali karena ruang jantung yang melebar (kardiomegali dilatasi). Keduanya merupakan proses adaptasi jantung dalam menghadapi perubahan kondisi jantung atau adanya peningkatan beban kerja jantung.

Penyebab kardiomegali diantaranya:

1. Tekanan darah tinggi2. Penyakit jantung koroner3. Penyakit katup jantung4. Penyakit paru kronis5. Usia6. Kardiomiopati7. Penyakit Tiroid

Pada sebagian orang kardiomegali tidak menimbulkan gejala, namun jika hal ini berlangsung lama dan tidak diobati maka dapat menyebabkan gagal jantung. Gagal jantung adalah suatu kondisi dimana jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh secara maksimal. Gejalanya berupa sesak napas, kaki bengkak, dan mudah lelah saat beraktifitas, denyut nadi tidak teratur, berdebar-debar.

Pemeriksaan penunjang lain seperti rontgen, echocardiography (USG jantung), dan treadmill memang penting untk dilakukan. Selain untuk memperkuat diagnosis, juga dapat mencari apakah ada kelainan lain yang mendasari. Dari Rontgen dada kita dapat melihat ukuran jantung, pembuluh darah/vaskularisasi, kondisi paru-paru. Echoradiography selain melihat struktur/anatomi jantung (ruang dan katup jantung), juga dapat melihat fungsi kerja jantung (kemampuan otot jantung dalam memompa darah). Treadmil digunakan untuk menilai fungsi pembuluh darah koroner untuk menilai apakah ada kelainan jantung koroner (sumbatan pembuluh darah pada jantung).

Jika anda memiliki kelainan ukuran jantung, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, diantaranya:

- Mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter secara teratur untuk mencegah jantung menjadi lebih besar dan mengurangi beban jantung, seperti ACE-inhibitor, beta-blocker, diuretik, ntrat.- Berhenti merokok- Melakukan latihan/olahraga jantung secara teratur- Diet rendah lemak dan rendah garam- Menurunkan berat badan- Kontrol penyakit yang mendasari, seperti hipertensi, diabetes mellitus, kolesterol tinggi, penyakit tiroid, dll- Kontrol secara teratur ke dokter untuk menilai fungsi jantung Anda dan meilhat apakah ada komplikasi yang terjadi

Demikian penjelasan tentang Pembengkakan Jantung ini Kami berikan, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar