Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Seks Oral dan Penularan HIV

28 Jun 2018, 13:09 WIB
Pria, 16 tahun.

Dok mau nanya. 5 hari yang lalu penis saya di oral sex oleh psk, dan pada penis saya di oral sex saya tidak menggunakan kondom atau pelindung, tapi penis saya waktu itu tidak ada luka atau lecet. Apakah saya dapat tertular hiv dok? Terimakasih

Terimakasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda.

Infeksi HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara membran mukosa atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan umumnya terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Jika tidak ada kontak langsung antara membran mukosa antara penderita dengan bukan penderita maka tidak dapat terjadi penularan. Apabila saat oral seks terdapat luka pada daerah kelamin maka risiko penularan akan meningkat. Namun jika tidak ada luka, kecil kemungkinannya.

Menghindari penularan terjadi dengan penderita HIV adalah dengan menghindari kontak langsung dengan cairan tubuh (darah, air mani, cairan vagina, ASI). Apabila khawatir tertular, pemeriksaan darah dapat dilakukan dalam waktu 3 bulan setelahnya.

Jenis tes HIV yang paling banyak dilakukan adalah rapid test yang disebut juga uji antibodi. Antibodi dihasil oleh tubuh ketika terpapar/terinfeksi dengan virus seperti HIV maupun bakteri. Tes antibodi akan mencari antibodi/zat kekebalan terhadap HIV di dalam darah atau cairan mulut/ludah. Uji antibodi dapat mendeteksi infeksi HIV paling cepat 3 minggu dari waktu infeksi. Sebagian besar (97%4 hari) individu akan memiliki antibodi yang dapat terdeteksi dalam waktu 3-12 minggu (21-84 hari) dari waktu infeksi. Jika hubungan seksual dipersepsikan sebagai waktu infeksi, maka sebaiknya dilakukan 1 bulan setelahnya agar virus HIV dapat terdeteksi dalam darah (jika memang ada infeksi).

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai seks oral dan infeksi HIV. Semoga bermanfaat. Salam. 

0 Komentar

Belum ada komentar