Sukses

Halitosis

28 Jun 2018, 10:58 WIB
Wanita, 20 tahun.

halo dok selamat siang. saya menderita halitosis sudah 3 tahun. saya tidak tahu penyebab dari halitosis ini sendiri apa. lidah saya berwarna putih dok jika dikerokan susah hilangnya, gigi berlubang saya juga sudah dicabut tetapi bau mulut tetap tidak hilang, saya rutin melakukan oil pulling setiap pagi tetapi bau mulutnya hilang sementara saja. saya juga termasuk rajin sikat gigi tetapi setelahnya mulut saya terasa lebih kering. air liur saya kental, lengket, terasa tidak segar dan mulut saya sering kering dok apalagi lidah saya. saya punya penyakit maag tetapi saat tidak kambuh pun bau mulut tetap muncul. jika saya perhatikan, bau mulutnya berasal dari lidah didekat tenggorokan. setelah saya makan, bau makanannya lengket di lidah dok walaupun saya tidak makan makanan yg menimbulkan bau mulut. saya sudah search digoogle dari ciri" yang saya rasakan seperti nya saya mengalami Xerostomia dok. apakah benar saya mengalami xerostomia? jika ya, bagaimana cara menyembuhkannya dok? apakah mulut kering yang menyebab kan bau mulut menahun bisa hilang permanen? saya ingin normal seperti yang lainnya dok. apakah ada obat untuk penyakit xerostomia sendiri? mengapa saya terasa air liur saya berkurang dok?

Terima kasih sudah bertanya dengan menggunakan fitur Tanya Dokter.

Saya turut prihatin atas apa yang Anda alami dan saya mengerti kekhawatiran Anda, dimana memang bau mulut sangat menggangu dalam kegiatan sehari-hari terutama ketika sedang sersosialisasi. Bau mulut atau halitosis disebabkan oleh beberapa faktor, baik yang berasal dari dalam mulut ataupun yang terkait penyakit sistemik, yaitu:

1. Kebersihan mulut yang buruk, sehingga jumlah bakteri sangat banyak dalam mulut dan di permukaan lidah. Tanpa pembersihan mulut yang baik, sisa makanan akan tertinggal dalam mulut dan menjadi lingkungan yang cocok untuk bakteri berkembang biak yang akan menyebabkan bau pada mulut. Selain itu, sisa makanan yang menempel pada gigi, gusi, dan lidah akan menyebabkan gingivitis (radang gusi) dan gigi berlubang. Hal tersebut meningkatkan bau mulut dan rasa yang tidak enak di dalam mulut.

2. Pembersihan gigi tiruan yang kurang baik. Gigi tiruan yang tidak dibersihkan dengan baik menyebabkan penumpukan sisa makanan dan bakteri pada permukaan gigi tiruan sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap.

3. Penyakit gusi atau jaringan periodontal (jaringan penyangga gigi).

4. Penyakit sistemik. Bau mulut dapat merupakan salah satu gejala dari penyakit tertentu, misalnya infeksi saluran pernapasan, gangguan pencernaan, diabetes, atau kelainan pada hati.

5. Xerostomia (mulut kering). Pemakaian beberapa obat-obatan tertentu dapat menyebabkan mulut menjadi kering, terutama obat-obatan untuk mengatasi depresi dan tekanan darah tinggi. Xerostomia juga dapat disebabkan oleh kelainan pada kelenjar ludah sehingga produksi ludah menurun. Selain itu, kebiasaan bernapas lewat mulut juga dapat menyebabkan mulut cenderung menjadi lebih kering.

6. kebiasan merokok.

7. konsumsi makanan tertentu.

Untuk mengatasinya, segera berkonsultasi dengan dokter gigi guna menentukan penyebab pasti dari bau mulut yang Anda alami.

Demikian informasi yang dapat diberikan, terima kasih.

0 Komentar

Belum ada komentar