Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Penyebab Ereksi Terus-Menerus Saat Tidur

27 Jun 2018, 09:23 WIB
Pria, 19 tahun.

Dok saya sering tidur telanjang dan akhirnya saya ereksi tidak bisa berhenti sehingga menganggu saya dalam tidur, padahal katanya tidur telanjang bisa membuat tidur lebih nyenyak

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Ereksi dapat terjadi melalui dua mekanisme, yaitu ereksi psikogenik dan ereksi refleksiogenik. Efeksi psikogenik diinisiasi dari otak sebagai respon terhadap rangsangan pendengaran, penglihatan, penciuman atau imaginasi sedangkan ereksi refleksogenik terjadi akibat rangsangan berupa sentuhan pada penis yang dinisiasi oleh persarafan tulang belakang. Selama masih terdapat faktor-faktor yang memicu respon otak untuk terjadinya ereksi maka dapat dikatakan bahwa hal tersebut masih normal.

Yang perlu dikhawatirkan adalah jika penis terus ereksi, biasanya berlangsung selama kurang lebih 4 jam, yang dikenal dengan priapism. Priapism merupakan ereksi yang berlangsung terus-menerus dan sering kali disertai rasa sakit. Kondisi ini timbul ketika darah di penis terperangkap dan tidak bisa disalurkan. Bila kondisi ini tidak segera ditangani, maka hal itu bisa menyebabkan jaringan parut (scar) dan impotensi yang permanen. Priapism dapat disebabkan antara lain akibat adanya anemia sel sabit, obat-obatan (misal obat depresi atau obat untuk terapi kejiwaan), adanya cedera pada area genital, keracunan obat-obatan terlarang, dll. Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis bedah urologi agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar