Sukses

Sakit Kepala Seperti Ditekan dan Ditusuk-tusuk

25 Jun 2018, 19:57 WIB
Wanita, 26 tahun.

Malem dok.. hampir 3 tahun ini, saya sering sakit kepala, serasa diteken beban yg berat, serasa ditusuk tusuk kepala, sakit dibagian leher dan pundak, pegel pegel semua badan, terkadang entah disebabkan oleh apa, saya sering mengalami bangun tidur susah angkat kepala, sampai susah untuk bangun, kalau diangkat benar benar sakit, dan seperti hilang keseimbangan, terkadang suka susah ambil nafas tiba tiba, keluhan seperti ini terjadi setelah 6 tahun yg lalu, saya sakit, dan kepala, rahang, leher sangat sakit dan ada rasa nyeri yg luar biasa. Namun sampai saat ini saya masih takut untuk cek darah karena takut dengan jarum suntik

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Dari riwayatnya, sepertinya Anda kerap mengalami yang disebut sebagai sakit kepala tegang atau tension-type headache (TTH). Jika sakit kepala berlangsung lebih dari 15 hari dalam sebulan maka dianggap kronis. Pada yang kronis, kadangkala ditemukan kombinasi dengan migrain, yakni sakit kepala yang berdenyut seperti ditusuk-tusuk.

Pada TTH terdapat nyeri kepala tumpul, rasa seperti ada yang menekan/mengikat di sekitar dahi atau belakang kepala hingga leher. Jenis sakit kepala ini seringkali disebabkan karena stress dan paling sering terjadi pada orang dewasa.

Faktor pemicu lainnya yakni:

  • Gangguan tidur
  • Posisi tubuh yang salah saat bekerja
  • Waktu makan yang tidak teratur
  • Kelelahan mata
  • Penghentian konsumsi kafein
  • Kecemasan
  • Kelelahan
  • Kadar zat besi yang rendah

Jika tidak ada gejala lain seperti kelemahan sisi tubuh, kesemutan, kejang, gangguan penglihatan, intensitas nyeri yang semakin bertambah berat, demam, penurunan berat badan  Anda tidak perlu khawatir, kemungkinan Anda hanya mengalami TTH.

TTH dapat diatasi dengan istirahat, pemijatan/massage bagian belakang kepala dan leher, serta minum obat penghilang rasa sakit jika tidak tahan. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak akan banyak membantu jika anda tidak menghindari faktor pencetus terjadinya TTH pada diri Anda. Untuk mencegah berulangnya kejadian TTH pada diri Anda, Anda juga perlu menghindari faktor-faktor pencetus TTH. Apabila dengan obat pereda rasa nyeri, sakit kepala tidak berkurang atau justru frekuensinya semakin meningkat apalagi disertai dengan gejala lain seperti pingsan dan gangguan keseimbangan, maka kami sarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis saraf karena dikhawatirkan ada penyebab lain dari sakit kepala tersebut. Mengenai apa pemeriksaan penunjang yang sekiranya diperlukan tergantung hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter yang memeriksa Anda langsung.

Berikut kami lampirkan juga artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    1 Komentar

    • Ayu Wulandari

      Pagi dok, saya sering sakit kepala awalnya hanya pusing biasa karna sering telat makan, setelah minum obat panadol merah pusing itu hilang, dan kalau sering telat makan pasti selalu pusing, dan makin kesini makin sering pusing walau makan sudah tidak telat, sakitnya makin menjadi di kepala seperti di tusuk-tusuk bagian kiri atas dan di kanan bawah dekat kuping, leher jadi sakit bagian belakang seperti bengkak, ini yang saya rasakan skrng, kemarin saya periksa di klinik kata dokternya jangan stres, itu maksudnya apa ya dok? Trimakasih sebelumnya 🙏