Sukses

Bayi Kembung Dan BAB Keras
25 Jun 2018, 20:03 WIB
Wanita, 25 tahun.

Sore dok, saya yoma, saya mempunyai anak perempuan lahir tanggal 4 Juni 2018 lalu, saat ini anak saya mengalami kembung dok, sudah 3 hari, bisa kentut dan BAB dok, tapi untuk kentut dan BAB cenderung mengejan dok, dan untuk BAB teksturnya cenderung agak kasar dok, apakah itu normal dok? Terimakasih

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Bayi Kembung Dan BAB Keras.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

BAB pada anak memang bergantung pada asupan makanan yang diberikan. Jika memang asupannya sedikit, maka BABnya juga menjadi jarang dan jika telah mengkonsumsi susu formula maka akan mempengaruhi frekuensi BAB anak. Bayi yang disusui ASI memiliki tinja yang lebih lunak, sehingga gerakan usus menjadi lebih mudah, dan memiliki kadar hormon tertentu lebih tinggi sehingga ada peningkatan gerakan usus. Sedangkan susu formula lebih sulit untuk dicerna, umumnya gerakan usus pada bayi-bayi ini lebih lambat sehingga mengakibatkan BAB lebih jarang, tinjanya lebih tebal. Selain itu jika frekuensi masuknya susu juga kurang, bayi cenderung lebih sulit BAB.

Jika anak Anda diberikan susu formula, Anda dapat menyiasatinya dengan memberikan susu formula yang lebih encer (tidak terlalu kental) agar lebih mudah dicerna, dan pastikan agar bayi Anda tidak kurang minum. Cobalah variasi beberapa formula yang encer untuk memantau kondisi buang air besar bayi Anda.

Tidak ada batas waktu yang dapat dijadikan patokan waktu yang normal bagi bayi untuk BAB. Frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi, dapat 4 - 10 kali sehari atau sebaliknya, sekali dalam 3 - 7 hari.

Kembung adalah kondisi dimana terdapat banyak gas di dalam saluran pencernaannya. Bayi yang banyak menangis sering mengalami kembung karena banyak menelan udara. Bayi yang minum susu botol dengan lubang dot terlalu besar atau terdapat kebocoran akan mudah kembung. Menyendawakan bayi sesudah minum dapat mengurang gejala kembung seperti ini, dapat juga dibantu dengan obat luar seperti minyak kayu putih atau minyak telon.Ukuran dot sebaiknya disesuaikan dengan usia anak.

Berhati-hatilah karena bayi yang kembung umumnya mudah muntah. Sendawakanlah bayi sehabis minum ASI maupun susu dari botol. Kembung juga dapat disebabkan oleh penyakit lain seperti diare, sulit BAB, muntah, gangguan saluran pencernaan, dsbnya. Apabila terdapat penyakit dasar, maka sebaiknya penyakit dasarnyalah yang diatasi untuk menghilangkan kembung yang dialami. Apakah bayi Anda mengalami gangguan buang air besar, tampak sakit, kuning, tidak mau minum/makan, demam? bila ada salah satu gejala tersebut sebaiknya segera periksakan si kecil ke dokter spesialis anak.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Bayi Kembung Dan BAB Keras. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar