Sukses

Perawatan Orthodonti Karena Gigi Berantakan

24 Jun 2018, 19:23 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok usia saya kan udah 22 tahun dan saya memiliki gigi yang tidak rapi dan berantakan, saya ingin menggunakan behel supaya gigi saya menjadi rapi, lalu jika nanti saya memakai behel, apakah gigi saya bisa menjadi rapi?

Terima kasih sudah bertanya dengan menggunakan fitur Tanya Dokter.

Gigi yang tidak rapi dan berantakan dapat diperbaiki dengan perawatan orthodonti atau kawat gigi. Namun, perawatan orthodontik tidak dapat dilakukan secara sembarangan, semua prosedur ada standar operasionalnya. Ada beberapa cara untuk mendapatkan ruangan yang dibutuhkan untuk menggeser gigi-gigi yang posisinya perlu diperbaiki, diantaranya adalah pencabutan gigi. Tidak semua kasus harus ada gigi yang dicabut, bergantung pada seberapa besar kebutuhan ruang dan tentunya dicabut/tidaknya gigi baru dapat diputuskan setelah dokter gigi melakukan serangkaian pemeriksaan.

Seluruh gigi-geligi pasien diperiksa secara seksama, jika ada yang perlu mendapatkan perawatan (misalnya penambalan atau pembersihan karang gigi) maka harus dirawat terlebih dulu sebelum dilakukan pemasangan kawat. Lalu gigi pasien akan dicetak agar didapatkannya model/duplikat gigi. Duplikat ini diperlukan untuk menganalisa kebutuhan ruang dan melakukan rencana perawatan. Selain itu perlu dilakukan foto rontgen (ada dua foto, yaitu panoramik dan cephalometri). Foto ini penting, untuk membantu analisa kebutuhan ruang dan menilai posisi gigi terhadap tulang rahang sehingga dapat menunjang rencana perawatan.

Pada pasien dengan usia Anda perawatan orthodonti yang dilakukan akan memerlukan waktu perawatan yang lebih lama, karena jika dibandingkan dengan pasien anak terdapat perbedaan kepadatan tulang sehingga pada pasien anak perawatan lebih cepat, tetapi lama perawatan ini juga berantung dari rencana perawatan yang telah ditentukan dokter gigi dan tingkat kerjasama pasien selama perawatan.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan, terima kasih.

 

0 Komentar

Belum ada komentar