Sukses

Pengobatan Anak dengan Typhoid

24 Jun 2018, 17:11 WIB
Pria, 2 tahun.

Siang dok, anak sy 2thn tipes demam slma 33 hri, pada hari ke 9 pgi hri badan dingin dan menggigil llu dbwa k puskesmas lnjt k rs ntk cek drah ternyata positif typus. dirawat drs 2x, hari ke 4 msa prwtan d rs ank sy terkena diare slama 8 hri, llu stlh diarenya sembuh ank sy mengalmi demam tinggi dengan suhu 39 naik ke 40 sempat menggigil tp tdk step krn sdh dbrikan obat mllui anus. Stlh kluar rs sbnarnya ank sy msih demam tp kmi smbil rawat jln. Bukannya berkurang penyakitx tp ank sy mlai btuk pilek hingga kini, sdh mnum bbrp antibiotik dr bbrp dkter. Yg ingin sy tnyakn kenapa ank sy lemes g kuat ntk berjlan dok n sllu memegang kepalanya serta giginya selalu dibunyikan?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pengobatan yang diberikan pada pasien dengan typhoid adalah obat yang digunakan untuk menurunkan panas yang termasuk ke dalam golongan antipiretik seperti parasetamol dan ibuprofen. Untuk melawan kuman bakteri Salmonella, pasien dapat diberikan antibiotik yang tepat.

Obat-obat tersebut hanya dapat dikonsumsi dengan resep dokter, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Penggunaan obat yang tidak sesuai dengan indikasi dokter, baik jenis obat, dosis dan lama penggunaannya, justru akan berakibat buruk bagi tubuh. Selain itu, seringkali dokter akan memberikan vitamin atau obat yang berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh.Obat yang telah Anda terima seperti Calix susp mengandung vitamin, isoprinosin mengandung imunomodulator yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, ribunal forte mengandung ibuprofen, dan tocef syrup mengandung antibiotik cefixime, dan chlorpromazine puyer yang bertujuan sebagai penenang. Secara garis besar semua obat yang Anda terima merupakan obat yang sesuai untuk menangani penyakit demam typhoid. Menurut pendapat kami obat penenang bukanlah merupakan obat yang wajib diberikan. Namun, kami memiliki keterbatasan karena tidak berhubungan langsung dengan anak Anda. Sehingga dokter yang paling mengetahui keadaan pasien adalah dokter yang langsung menangani pasiennya. Dengan begitu, dokter tersebut dapat memberikan pengobatan maupun perawatan yang tepat pada pasiennya.

Dengan pengobatan yang tepat dan istirahat saat fase akut akan mempercepat proses penyembuhan demam tifoid. Bila tak terawat dengan baik, demam tifoid dapat berlangsung selama tiga minggu atau lebih. Penderita demam tifoid sebaiknya beristirahat untuk sementara waktu, hindari aktifitas yang terlalu tinggi selama masih sakit. Aktifitas dapat kembali seperti semula secara perlahan-lahan, setelah kondisi anak anda sudah lebih baik.

Rawat inap tidak mutlak diterapkan pada setiap pasien typhoid, sangat tergantung dengan keadaan fisik maupun hasil laboratorium yang lainnya. Hemoglobin yang menurun pada anak Anda saat ini menandakan anak Anda mengalami anemia. Jika anak Anda tidak mengalami perdarahan seperti mimisan, bintik merah di kulit ataupun buang air besar hitam. Maka anemia yang terjadi bukan dikarenakan adanya kehilangan sel-sel darah merah, namun lebih mengarah karena kurangnya asupan kalori karena nafsu makan yang menurun. Sehingga yang utama adalah dengan membasmi kuman Salmonella yang terdapat dalam tubuh. Pemberian makanan pun harus dilakukan secara bertahap, dari mulai yang lunak hingga kemudian bertahap menjadi yang padat. Konsultasikan pada dokter anak Anda, jika keadaan anak memburuk.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar