Sukses

Keinginan Untuk Melukai Diri Sendiri

23 Jun 2018, 16:36 WIB
Wanita, 24 tahun.

Halo dokter, saya ingin bertanya seputar psikologi, saya memiliki masalah dengan emosi saya, saya sering berfikir untuk melukai diri saya sendiri ketika saya marah tapi saya tidak bisa meluapkan emosi saya, dan ketika saya melihat pertengkaran orang terdekat saya, yang ingin saya tanyakan, apakah ini berbahaya? Apakah ada masalah dengan jiwa saya?

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.

Kami turut prihatin dengan kondisi rekan Anda. 

Secara medis kondisi yang rekan Anda alami merupakan tanda dari tentamen suicide atau dapat juga bagian dari depresi. Depresi adalah suatu keadaan umum dimana terjadinya pengurangan atau penurunan keadaan emosi dan mood dari seorang yang mengakibatkan gangguan di dalam aktivitasnya sehari-hari atau hilangnya fungsinya sebagai individu. Dasar umum untuk gangguan depresif tidak diketahui. Faktor penyebab dapat dibagi menjadi faktor biologis, faktor keturunan dan faktor psikososial, ketiga faktor tersebut dapat berdiri sendiri-sendiri maupun saling terkait yang menjadi penyebab dari gangguan bipolar/depresi.

Terdapat 5 (lima) atau lebih gejala yang ditemukan di bawah ini selama periode dua minggu yang sama dan mewakili perubahan dari fungsinya sebagai individu sebelumnya ( dari 5 gejala yang ada minimal ada salah satu gejala mood depresi atau hilangnya minat atau bahagia)

Mood depresi hampir sepanjang hari, setiap hari ( merasa atau tampak sedih atau kosong) PS: pada anak-anak atau remaja dapat bermanifestasi sebagai mood yang mudah tersinggung.Hilangnya minat atau keseangan yang jelas pada semua aspek atau hampir semua aspek sepanjang hari hampir setiap hari.Penurunan berat badan yang bermakna, tetapi individu yang bersangkutan tidak melakukan diet atau olahraga yang rutin.Insomnia atau hipersomniat tiap harinya.Agitasi atau redartasi psikomotor (aktivitas atau gerakan motorik )Kelelahan atau hilangnya energi tiap hariPerasaan tidak berharga atau perasaan bersalah yang berlebihan atau tidak tepat.Hilangnya kemampuan untuk berpikir atau memutuskan sesuatu.Pikiran akan kematian yang berulang.Gejala menyebabkan penderitaan yang bermakna secara klinis atau gangguan dalam fungsi social, pekerjaan atau fungsi penting lainnya.Gejala bukan efek psikologis langsung dari obatGejala tidak lebih baik diterangkan oleh dukacita yaitu setelah kehilangan orang yang dicintai, gejala menetap lebih dari dua bulan atau diikuti oleh gangguan lainnya.Pengobatan pasien dengan depresi harus tepat pada sasarannya, yakni keamanan dari pasien harus terjamin, pemeriksaan diagnostik yang lengkap harus dilakukan, yang ketiga adalah rencana pengobatan harus secara menyeluruh, bukan hanya mengatasi gejala tetapi juga mengatasi penyebab dari depresi itu sendiri. Untuk lamanya penggunaan obat Antidepresan tergantung dari keparahan kondisi pasien.

Kami menyarankan rekan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis psikiatri. Sementara itu, cobalah ajak ia untuk menceritakan masalahnya kepada teman dekat dan dekatkan diri dengan Tuhan dengan perbanyak doa. Bantuan atau dukungan teman sangat berarti dalam menghadapi segala masalah yang sedang iahadapi.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar