Sukses

Sakit Kepala Akibat Stres

22 Jun 2018, 15:35 WIB
Wanita, 21 tahun.

Malam dokter, saya mau nanya setiap saya memikirkan sesuatu yang terlalu difikirkan saya selalu sakit kepala, tapi sakit kepalanya bukan sakit kepala biasa melainkan sakit kepala yang sangat hebat, dan setelah itu ulu hati saya langsung nyeri dan kadang disertai sesak nafas. Saya punya riwayat maag dan typoid yang memang kata dokter saya tidak boleh stress, tapi saya mengalami sakit kepala seperti ini sudah 2tahun yg lalu tp saya tidak berani konsultasi karena takut ada penyakit lain misal kanker dan sebagainya . Saya juga tidak bisa mengendalikan sakit kepala tersebut dengan cepat. Apakah sakit kepala tersebut terlalu beresiko dan bahaya dok, atau emang karena saya punya penyakit maag dan typoid walaupun penyakit tersebut sudah lama jarang kambuh. Terimakasih

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya tentang Sakit Kepala Saat Banyak Pikiran melalui fitur Tanya Dokter.

Terdapat beberapa penyebab sakit kepala dan perlu diketahui bahwa sakit kepala umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh pola makan tidak teratur, kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. Sedangkan keluhan pusing biasanya disebabkan oleh vertigo.

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH). Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujianGangguan tidurPosisi tubuh yang salah saat bekerjaWaktu makan yang tidak teraturKelelahan mataPenghentian konsumsi kafeinSaat banyak pikiran atau banyak pekerjaan, orang cenderung merasa stress. Inilah yang kemudian mencetuskan sakit kepala, sama seperti yang Anda alami. Untuk mengatasi stress tersebut, ada banyak kiat yang dapat dilakukan. Bahkan secara alamiah seseorang dapat menemukan sebuah solusi anti-stress-nya dengan sendirinya. Anda bisa berbagi dengan sahabat, keluarga, atau bahkan dokter spesialis kejiwaan akan masalah yang menjadi sumber penyebab stres Anda. Bagi sebagian besar pendapat orang, merapatkan hubungan dengan Tuhan YMK dapat menjadi anti-stressor (anti penyebab stres). Jika memang kondisi stres seseorang memang sudah diambang kapasitas maksimalnya sebagai manusia, masih ada penyelesaian solusi dengan meminum obat penenang. Namun hal ini haruslah dengan pengawasan ketat dokter yang berkompetensi tinggi. Tidak sembarang pasien dapat diberikan obat penenang, meninjau efek adiksi dari salah satu kandungan obat tersebut. Solusi yang paling sehat untuk mengurangi stres adalah rileks, semakin santai seseorang dalam menghadapi suatu masalah, maka akan semakin jernih pikirannya dalam mencari solusi. Sekali lagi banyak cara untuk rileks, agar mengurangi stres, antara lain; pergi berlibur. Bentuk lain untuk mengurangi stres yakni dengan mengunjungi dokter yang memiliki kompetensi terkait dengan permasalahan yang ada, dalam hal ini, dokter spesialis kesehatan jiwa.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan terkait Sakit Kepala Saat Banyak Pikiran. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar