Sukses

Buang Air Kecil Tidak Lampias
21 Jun 2018, 21:56 WIB
Pria, 21 tahun.

Hai Dok. Saya ingin bertanya, saat setelah buang air kecil muncul rasa kebelet dari kandung kemih saya kemudian muncul cairan lendir bening agak keputihan ketika dikeluarkan, cairan tersebut tidak berbau dan hanya terlihat bening saat disentuh/dilihat dari telapak tangan. Hal ini sudah terjadi dua kali, yang pertama yaitu saat 3 minggu setelah berpuasa ketika bangun sahur dan yang kedua terjadi 1 hari setelah lebaran (selisih sekitar 1minggu antara keduanya), hari ini adalah 4 hari sejak cairan tersebut keluar dan saya belum mengalami lagi hal tersebut. Selama ini saya tidak pernah berbuhungan sex dan saya tidak mengalami gejala-gejala seperti panas, air kencing keruh, keluar darah, bau atau sakit apapun. Namun seringkali ketika selesai kecing suka masih ada rasa-rasa kebelet dan ngecrit-ngecrit gitu. Apakah saya perlu memeriksakan diri dok? ataukah ini normal? apa yang harus saya lakukan?

Terima kasih telah bertanya menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan yang Anda sebutkan di atas disebut dengan rasa tidak lampias atau anyang-anyangan. Umumnya, keluhan buang air kecil dengan sering pada pria disebabkan oleh beberapa hal berikut :

Infeksi saluran kencing. Keluhan ini biasanya disertai dengan nyeri saat buang air kecil, buang air kecil tidak lampias, atau buang air kecil yang sering namun hanya sedikit-sedikit.

Gangguan pada persarafan. Gangguan pada persarafan kandung kemih dapat menyebabkan gangguan buang air kecil. Hal ini biasanya terjadi pada pasien dengan riwayat stroke.

Overactive Bladder (OAB). OAB ditandai dengan berkemih minimal 3x dalam semalam dan jumlah berkemih mencapai minimal 8x/hari, urinary urgency (keinginan untuk segera berkemih), dan urinary incontinence (tidak dapat menahan berkemih). OAB sendiri memang lebih sering terjadi pada wanita. Faktor risikonya adalah sering melahirkan dan berat badan berlebih.

Kami menduga keluhan Anda tersebut merupakan salah satu gejala dari infeksi saluran kemih. Adakah keluhan berkemih lainnya? Untuk saat ini, tindakan yang dapat Anda lakukan adalah meningkatkan asupan cairan (air putih) 1,5-2 Liter/hari dan tidak menahan bak. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Jangan pernah menahan bak segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk bak. 

Apabila keluhan berlanjut, kami sarankan untuk berkonsultasi secara langsung dengan dokter umum atau dokter penyakit dalam untuk pemeriksaan lebih lanjut. Karena untuk mengetahui penyebab pasti keluhan Anda diperlukan beberapa pemeriksaan tambahan, seperti pemeriksaan urin (urinalisis) dan atau Ultrasonografi (USG) saluran kemih. Setelah diketahui penyebab dari keluhan Anda, Anda dapat mendiskusikan dengan dokter Anda, pilihan penanganan yang paling sesuai. 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar