Sukses

Gangguan Depresi
20 Jun 2018, 21:01 WIB
Pria, 22 tahun.

Pagi dokter Ibu saya mengalami gangguan kejiwaan secara berulang dengan kondisi sering jenuh, gelisah, sedih, nangis, suka baper sampai ingin cari suasana baru. Pertanyaan: 1. Apakah termasuk gangguan jiwa berat? 2. Solusi masalah tersebut?

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Gangguan Depresi.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Apakah ibu Anda mengalami gangguan minat dan penurunan semangat dalam beraktivitas? Apakah ada perasaan dimana ibu Anda merasa murung? Sulit bagi kami mendiagnosis hanya dengan informasi yang minimal. Namun, izinkan kami menjelaskan salah satu penyebab perubahan mood, yaitu tentang depresi. Depresi adalah suatu keadaan umum dimana terjadinya pengurangan atau penurunan keadaan emosi dan mood dari suatu individu yang mengakibatkan gangguan di dalam aktivitasnya sehari-hari atau hilangnya fungsinya sebagai individu. Dasar umum untuk gangguan depresif tidak diketahui. Faktor penyebab dapat dibagi menjadi faktor biologis, faktor keturunan dan faktor psikososial, ketiga faktor tersebut dapat berdiri sendiri-sendiri maupun saling terkait yang menjadi penyebab dari gangguan bipolar/depresi.

GEJALA DAN TANDA

Terdapat 5 (lima) atau lebih gejala yang ditemukan di bawah ini selama periode dua minggu yang sama dan mewakili perubahan dari fungsinya sebagai individu sebelumnya ( dari 5 gejala yang ada minimal ada salah satu gejala mood depresi atau hilangnya minat atau bahagia)

Mood depresi hampir sepanjang hari, setiap hari ( merasa atau tampak sedih atau kosong) PS: pada anak-anak atau remaja dapat bermanifestasi sebagai mood yang mudah tersinggung.

Hilangnya minat atau keseangan yang jelas pada semua aspek atau hampir semua aspek sepanjang hari hampir setiap hari.

Penurunan berat badan yang bermakna, tetapi individu yang bersangkutan tidak melakukan diet atau olahraga yang rutin.

Insomnia atau hipersomniat tiap harinya.

Agitasi atau redartasi psikomotor (aktivitas atau gerakan motorik )

Kelelahan atau hilangnya energi tiap hari

Perasaan tidak berharga atau perasaan bersalah yang berlebihan atau tidak tepat.

Hilangnya kemampuan untuk berpikir atau memutuskan sesuatu.

Pikiran akan kematian yang berulang.

Gejala menyebabkan penderitaan yang bermakna secara klinis atau gangguan dalam fungsi social, pekerjaan atau fungsi penting lainnya.

Gejala bukan efek psikologis langsung dari obat

Gejala tidak lebih baik diterangkan oleh dukacita yaitu setelah kehilangan orang yang dicintai, gejala menetap lebih dari dua bulan atau diikuti oleh gangguan lainnya.

Apakah gejala yang Anda rinci telah ibu Anda rasakan selama lebih dari 2 minggu? Apakah ibu Anda tidak mampu lagi mengerjakan pekerjaan Anda sehari-hari? Bila Ya, cukup besar kemungkinan ibu Anda terserang depresi. Namun untuk mendiagnosis secara langsung harus melalui wawancara langsung dengan dokter spesialis psikiatri, karena dokter spesialis harus menilai langsung mood dan afek yang ibu Anda tunjukan (suasana perasaan yang tampak dari wajah, bahasa tubuh, dll). Adapun untuk pengobatan depresi berkisar dari obat-obatan dan terapi berupa konseling dengan dokter spesialis psikiatri, tergantung berat tidaknya depresi.

Pengobatan pasien dengan depresi harus tepat pada sasarannya, yakni keamanan dari pasien harus terjamin, pemeriksaan diagnostik yang lengkap harus dilakukan, yang ketiga adalah rencana pengobatan harus secara menyeluruh, bukan hanya mengatasi gejala tetapi juga mengatasi penyebab dari depresi itu sendiri. Untuk lamanya penggunaan obat Antidepresan tergantung dari keparahan kondisi pasien.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Gangguan Depresi. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar