Sukses

Telinga Berdengung
17 Jun 2018, 14:37 WIB
Wanita, 27 tahun.

Dokter saya mau bertanya seputar masalah tht,, Awalnya saya sakit telinga terus di korek" dan mengeluarkan nanah terus saya biarkan karena udah ngak terasa sakit cuman masih mengeluarkan nanah tapi ngak begitu banyak. Dan lama kelamaan telinga saya selalu merasa bunyi dengung dan kadang jadi tuli kadang pun terdengar keras kalau terdengar suara motor atau lainnya terasa ngak sesuai bunyi di telinga saya,, Terus hidung dan tenggorokan saya jga terganggu.. Dan susah tidur nyenyak dan berat badan pun juga menurun sampai sekarang kaki dan tangan juga merasakan kram.. Apa ya dok penyakit yg saya hadapi???

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih atas pertanyaan Anda. 

Keluhan telinga berdengung dalam dunia medis dikenal dengan nama Tinitus. Tinitus sendiri berarti suara berdenging atau berdengung, atau jenis suara lain  yang berasal dari kepala atau telinga tanpa keterlibatan sumber eksternal. Tinitus bukanlah penyakit namun suatu gejala dan sebaiknya segera dicari penyebabnya. Terdapat dua jenis tinitus, yaitu yang subjektif dan objektif. Tinitus subjektif berarti tinitus yang hanya dapat didengar oleh penderita sendiri. Penyebabnya adalah kelainan pada telinga bagian luar, dalam, dan tengah. Tinitus ini juga dapat disebabkan oleh gangguan pada saraf-saraf pendengaran di otak. Sedangkan yang objektif dapat didengar juga oleh dokter yang memeriksa. Tinitus jenis ini jarang ditemukan, dapat disebabkan oleh kelainan pembuluh darah, gangguan tulang telinga dalam, atau gangguan pada otot.

Penyebab yang umum ditemukan pada tinitus adalah kerusakan sel telinga dalam. Rambut-rambut kecil pada telinga bagian dalam bergerak tergantung tekanan gelombang suara. Gerakan ini menstimulasi sel-sel telinga untuk mengeluarkan sinyal listrik melalui saraf dari telinga (saraf auditori) ke otak. Otak akan menginterpretasi sinyal-sinyal ini sebagai suara. Jika rambut-rambut pada telinga bagian dalam tersebut rusak, mereka dapat “membocorkan” impuls elektrik yang tidak beraturan, sehingga menyebabkan tinitus. Kerusakan rambut-rambut ini dipengaruhi oleh usia dan adanya paparan terhadap suara yang keras dalam jangka waktu lama (lingkungan pekerjaan industri, MP3 player, konser musik), dan paparan terhadap beberapa obat tertentu (aspirin, NSAIDs, diuretik).

Penyebab lain dari tinitus adalah:

Adanya kotoran terlalu banyak dalam telinga,Perubahan pada tulang telinga bagian tengah,Meniere’s Disease (kelainan pada telinga dalam karena tekanan cairan atau komposisi telinga dalam),Trauma pada kepala atau telinga (mempengaruhi saraf atau fungsi otak yang berkaitan dengan pendengaran; umumnya tinitus karena sebab ini hanya terjadi pada satu telinga)Tumor jinak pada saraf kranial yang berjalan dari otak ke telinga bagian yang mengontrol keseimbangan dan pendengaran (acoustic neuroma; biasanya menyebabkan tinitus pada satu sisi telinga saja)Kelainan pada pembuluh darah (menyebabkan tinitus yang sifatnya pulsatil atau berdenyut, termasuk tinitus objektif)Stress dan depresi. Diagnosis ini merupakan diagnosis yang sangat umum jika  tes-tes atau pemeriksaan pendengaran menunjukkan hasil normal dan penyebab tinitus lain tidak dapat diidentifikasi.Tidak ada obat khusus untuk tinitus, yang paling penting adalah menghilangkan pencetus atau menyembuhkan penyebab. Kami menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis THT untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab tinitus lainnya. Sementara itu, hindari pajanan suara keras, hindari pencetus tinitus seperti kopi, teh, cola, rokok, dan garam. Kemudian berolahragalah untuk memperbaiki sirkulasi darah dalam tubuh.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga membantu. 

Salam,Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar