Sukses

Memasukkan Jari Ke Dalam Vagina, Apakah Masih Perawan?
11 Jun 2018, 22:36 WIB
Wanita, 18 tahun.

Saya mau tanyak apakah jika masukan satu jari telunjuk kedalam vagina hingga keluar darah dapat menghilangkan keperawanan ? Tetapi jika saya melebarkan kaki saya saya, vagina saya tertutup rapat . Apakah saya masih perawan ?? Terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan Tanya Dokter e-Konsultasi KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sebelum kami menjelaskan lebih jauh jawaban pertanyaan Anda, izinkan kami untuk mejelaskan dahulu konsep perawan yang dewasa ini perlu banyak diluruskan. 

Istilah keperawanan saat ini lebih ditekankan pada ada atau tidaknya selaput dara atau hymen pada liang vagina seorang wanita. Pada umumnya, pemeriksaan keperawanan dilakukan dengan memeriksa keadaan selaput dara atau hymen.

Dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah:

1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, dan

2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali. 

Sebenarnya, definisi yang lebih tepat dari hilangnya keperawanan adalah telah masuknya penis ke dalam vagina (penetrasi) atau telah melakukan hubungan intim. Pada umumnya selaput dara/hymen akan robek saat hubungan seksual pertama kali akibat penetrasi yang dilakukan. Namun robekan mungkin saja tidak terjadi pada jenis selaput dara yang sangat elastis. Perlu diketahui, robekan pada selaput dara pun tidak harus selalu diakibatkan oleh hubungan seksual. Seperti halnya dapat juga disebabkan karena penggunaan tampon dan olahraga berat yang juga dapat menyebabkan keadaan robekan selaput dara yang tipis strukturnya. Jari yang dimasukkan ke dalam vagina dapat menyerupai aktivitas penetrasi penis dan berpotensi menyebabkan robeknya selaput dara. 

Jika jari Anda yang dimasukkan ke dalam vagina sudah cukup dalam dan telah merobek selaput dara Anda maka perdarahan dapat terjadi. Namun, karena belum termasuk hubungan intim dengan penetrasi penis sehingga belum dapat disimpulkan mempengaruhi keperawanan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa keperawanan seseorang tidak dapat ditentukan hanya dari utuh atau tidaknya selaput dara namun pada proses penetrasi yang terjadi sebelumnya. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar