Sukses

Air Liur Bertambah Saat Hamil

10 Jun 2018, 03:17 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok, saya lagi hamil 39 minggu.. bbrpa hari ini tepatnya 4hari, tidurnya ileran terus dok.. rutin 4hari berturut turut.. ngenganggu banget.. saya rasa produksi air liur meningkat, krna sy gak pernah ileran dok sblmnya.. kdg belum tidur aja, posisi miring itu air liurnya udh ke kumpul di mulut.. itu knpa ya dok? Tanda melahirkan kah? Aman kah? Terimakasi dokter

Ibu/Saudari yang terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah keluhan tersebut disertai dengan mual atau muntah? Peningkatan air liur saat hamil disebut ptyalism atau sialorrhea gravidarum. Hal ini cukup umum terjadi pada ibu hamil. Dan seringkali dialami pada trimester pertama kehamilan, maupun sebagai gejala hiperemesis gravidarum. Penyebab pastinya belum diketahui, namun diduga berkaitan dengan hal berikut:

 

·       Fluktuasi hormonal: Level hormon progesteron dan estrogen dalam tubuh yang meningkat menstimulasi kelenjar yang memproduksi air liur

·       Peningkatan asam lambung: refluks asam lambung dapat terjadi dari lambung menuju kerongkongan selama kehamilan. Hal ini dapat mengiritasi kelenjar liur sehingga air liur semakin banyak diproduksi. Tubuh juga secara otomatis meningkatkan produksi air liur untuk “menetralisir” asam lambung

·       Hiperemesis gravidarum: merupakan kondisi dimana ibu hamil mengalami mual dan muntah berlebihan disertai gejala lainnya. Kondisi ini memerlukan perawatan di RS.

·       Iritasi: iritan seperti asap rokok, infeksi gigi dan mulut, obat-obatan, racun merkuri dan pestisida juga dapat memicu peningkatan produksi air liur

·       Selain itu, ibu yang sedang hamil cenderung mengalami mual, sehingga air liur yang diproduksi lebih sulit untuk tertelan dan dapat memperburuk mual tersebut. 

 

Anda dapat mencoba tips berikut untuk mengatasi air liur yang berlebih tersebut:

·       Gunakan mouthwash atau cairan kumur yang aman untuk kehamilan

·       Gosok gigi dengan pasta gigi yang mengandung mint

·       Menghisap jeruk lemon, atau dengan mencium tissue yang telah diteteskan jeruk nipis atau lemon atau minyak esensial

·       Menghisap keping es, atau berkumur dengan air dingin

 

Selanjutnya, untuk mengurangi rasa mual selama kehamilan terdapat beberapa tips yang dapat Anda terapkan::

·       Mulailah dengan konsumsi makanan cair, kemudian meningkat menjadi makanan padat porsi kecil yang kaya akan karbohidrat (makan sedikit-sedikit).

·       Bila muntah adalah masalah di pagi hari, makan makanan kering seperti sereal, roti, atau biskuit sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari, atau coba makan makanan ringan tinggi protein seperti keju sebelum pergi tidur (protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna)

·       Ubah pola makan menjadi lebih sering dengan porsi kecil. Makan makanan ringan setiap 2-3 jam lebih baik dari 3 kali makan besar. Makan secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna

·       Makan makanan yang mengandung banyak cairan. Hindari jumlah besar konsumsi cairan dalam satu waktu. Coba minuman yang dingin, jus buah seperti apel atau anggur

·       Hindari makanan pedas, gorengan, atau berminyak

·       Bila terganggu dengan bau menyengat, makan makanan dingin pada temperatur ruang dan hindari bau yang mengganggu

·       Konsumsi vitamin B1, B6, vitamin C, kalium, dan asam folat

·       Hubungi dokter bila muntah terjadi terus-menerus sehingga makanan atau minuman tidak dapat masuk. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan) dan harus diterapi sesegera mungkin

 

Cobalah langkah-langkah yang tertulis di atas. Jika tidak membantu atau terdapat keluhan lain yang menyertai, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan agar dapat diperoleh penanganan yang optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

 

0 Komentar

Belum ada komentar