Sukses

Syarat Transfusi Darah

10 Jun 2018, 07:09 WIB
Wanita, 32 tahun.

Selamat siang dokter.. Saya mau bertanya,apakah saya boleh melakukan donor darah hanya dgn satu ginjal.. Apakah dgn satu ginjal mempengaruhi kesehatan saya setelah melakukan donor darah nanti? Dan jika memang saya bisa mendonor daarah, berapa lagi jarak saya bisa melakukan donor darah kembali.. Terimakasih dok sebelumnya..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Untuk dapat menjadi pendonor darah, Anda hanya harus berusia antara 17-60 tahun. Usia 17 tahun diperbolehkan bila mendapat izin tertulis dari orang tua. Berat badan minimal 45 kg, suhu tubuh: 36,6 – 37,5 derajat Celcius, tekanan darah sistole = 110 – 160 mmHg, diastole = 70 – 100 mmHg, denyut nadi teratur yaitu sekitar 50 – 100 kali/ menit, hemoglobin perempuan minimal 12 gram, sedangkan untuk pria minimal 12,5 gram, maksimal jumlah penyumbangan 5x/tahun dengan jarak sekurang-kurangnya 3 bulan (namun harus disesuaikan dengan keadaan umum donor).

Seseorang tidak boleh menjadi donor darah jika:

pernah menderita hepatitis B

dalam jangka waktu enam bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis/sesudah transfusi/sesudah tato atau tindik telinga/sesudah operasi kecil

dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi

dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar

dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, kolera, tetanus dipteria, atau profilaksis

dalam jangka waktu dua minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles, dan tetanus toxin

dalam jangka waktu satu tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutik

dalam jangka waktu satu minggu sesudah gejala alergi menghilang

dalam jangka waktu satu tahun sesudah transplantasi kulit

hamil hingga enam bulan sesudah persalinan dan sedang menyusui

Ketergantungan obat

Alkoholisme akut dan kronis

Mengidap Sifilis dan tuberkulosis secara klinis

Menderita epilepsi dan sering kejang

Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk

Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya kekurangan G6PD, thalasemia, dan polisitemiavera

Termasuk kelompok masyarakat yang berisiko tinggi HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, dan pemakai jarum suntik tidak steril)Pengidap HIV/ AIDS

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar