Sukses

Rincian Imunisasi Anak
10 Jun 2018, 07:09 WIB
Wanita, 25 tahun.

Dok, saya mau tanya. Anak saya sekarang usia 4th. Waktu itu imunisasi ny cuma sampai 9bln, imunisasi ulangan yg 1,5th sma 2th ga smpet, soalny sakit2an terus. Nah, apakah ada imunisasi lanjutan, biar bisa nutupin yg kelewat tadi, kalau ada imunisasi apa dan kapan. biar lebih sehat ajaa soalnya anak saya punya riwayat alergi dingin juga sering flu jd nya.

Terima kasih telah bertanya tentang imunisasi anak menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Apakah Anda bisa merinci apa saja imunisasi yang sudah didapatkan anak Anda? Vaksin IPD (Invasive Pneumococcal Disease) merupakan vaksin untuk melindungi anak dari sekelompok penyakit yang disebabkan oleh bakteri Pneumokokus (Streptococcus Pneumonia) yang dapat menyebabkan penyakit radang otak, radang paru hingga infeksi sistemik (bakteri di dalam darah).

Dalam jadwal imunisasi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), vaksin ini termasuk dalam vaksin yang dianjurkan, bukan diwajibkan. Jadwal pemberiannya adalah pada usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan 12-15 bulan. Namun, pada anak yang belum mendapatkan vaksin usia lebih dari atau 1 tahun, diberikan 2 kali dengan jarak 2 bulan. Sedangkan pada anak usia 2-5 tahun diberikan 1 kali.

Vaksin IPD merupakan vaksin yang dianjurkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia, tetapi bukan diwajibkan. Jadi, jawabannya tergantung Ibu, bila Ibu sanggup untuk memberikan imunisasi, maka berikanlah imunisasi tersebut karena hal tersebut baik untuk anak Ibu. Vaksin tersebut dapat mencegah terjadinya radang otak yang berat dan radang paru. Anak-anak di negara barat banyak yang diberikan vaksin IPD.

Imunisasi MMR merupakan imunisasi yang diberikan untuk memberikan anak kekebalan terhadap penyakit mumps (gondongan), measles (campak), dan rubella (campak Jerman). Imunisasi MMR ini sangat bermanfaat. Anak penderita campak yang belum diimunisasi MMR sebelumnya, dapat mengalami sakit campak yang berat dengan kemungkinan komplikasi radang paru (pneumonia) serta infeksi jaringan otak dengan kerusakan permanen (ensefalitis). Jadi, sebaiknya jangan ragu melakukan imunisasi ini.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar