Sukses

Keputihan dan Gatal serta Perih di Selangkangan

06 Jun 2018, 05:29 WIB
Wanita, 30 tahun.

Kenapa saya suka gatal dan perih pada selangkangan...dan Knp dari Sblm hamil sampai punya anak keluar cairan terus seperti keputihan

Terima kasih telah bertanya menggunakan fitur Tanya Dokter

Selangkangan merupakan bagian tubuh yang mudah lembab karena merupakan area bagian yang terlipat. Terdapat faktor yang mempengaruhi kelembaban di daerah selangkangan seperti aktifitas fisik, kondisi tubuh yang sering berkeringat, berat badan, suhu lingkungan, dan jenis pakaian/celana dalam yang tidak menyerap keringat.

Seseorang dengan berat badan berlebih cenderung memiliki kondisi kulit yang mudah lembab dan berkeringat. Kulit yang lembab merupakan suasana yang baik untuk pertumbuhan kuman dan jamur. Gejala dari infeksi jamur adalah gatal, berbau, lembab, kulit mudah iritasi/kemerahan.

Bagaimana cara mencegah infeksi jamur?

Bersihkan daerah selangkangan setiap hari dan kemudian dikeringkan dengan kain. Pakai celana dalam setelah area selangkangan kering. Ganti celana dalam setiap hari. Jangan menggunakan handuk bersama-sama dengan orang lain. Gunakan handuk bersih, cuci handuk sesering mungkin.Jangan menggunakan celana atau celana dalam yang terlalu ketatMenurunkan berat badan. Seseorang dengan berat badan lebih memiliki risiko terkena infeksi jamur lebih tinggi.Segera mandi setelah melakukan aktifitas fisik dan membuat Anda banyak berkeringat

Segera periksakan ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan pengobatan. Jika memang terbukti ditemukan adanya infeksi jamur, maka Anda akan mendapatkan salep jamur dan obat untuk mengurangi rasa gatal. Pengobatan untuk jamur biasanya membutuhkan waktu agak lama, sekitar 2-4 minggu.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit / jamur / bakteri. Saat mentsruasi dimana lingkungan selangkangan menjadi lebih lembab menyebabkan daerah ini rentan terhadap infeksi atau iritasi kulit.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Selain itu lakukan beberapa tips berikut ini untuk mencegah keputihan:

Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembabMenghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringatApabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jamMenghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluanBila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.Gantilah pakaian dalam secara berkala dan jaga kebersihan daerah selangkangan.

Kami sarankan Anda memeriksakan kondisi Anda secara langsung ke dokter , jika memang benar keputihan abnormal maka perlu diobati dengan antibiotik bila penyebabnya bakteri atau parasit dan antijamur bila disebabkan jamur.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar